Cuti Bersama Swasta Bergantung Perusahaan, Karyawan yang Masuk Selama Libur Cuti Bersama Wajib Dibayar Lembur

0
141

Jakarta, NAWACITAPOST- Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menyatakan cuti bersama untuk pekerja di sektor swasta pada akhir bulan ini bersifat fakultatif dan diserahkan ke masing-masing perusahaan. Hal tersebut disampaikan lewat keterangan resmi yang, Selasa (27/10).

Ida mengatakan. Terkait jadwal cuti bersama Maulid Nabi Muhammad yang bakal jatuh pada 28 dan 30 Oktober 2020. Bagi sektor swasta itu fakultatif, maka pelaksanaannya berdasarkan kesepakatan serikat pekerja dan pengusaha dengan mempertimbangkan kebutuhan masing-masing perusahaan.

Pemerintah melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga menteri, yakni Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, dan Menteri PAN-RB sepakat menetapkan Libur Nasional dan Cuti Bersama 2020 pada akhir Oktober ini.

Baca Juga : Upz Basnaz Kecamatan Teluk Meranti Bangun Kandang Ayam Fakir Miskin

“Jika perusahaan tidak meliburkan pekerjanya di waktu cuti bersama yang telah ditetapkan dalam SKB, maka mereka tidak akan dikenai sanksi atau denda,” ucap Ida.

Perusahaan yang mempekerjakan pekerjanya selama libur cuti bersama harus memberikan upah lembur. “Dan apabila dinyatakan sebagai hari cuti bersama, tapi ternyata pekerja harus masuk kerja, maka berlaku upah lembur,” ucapnya.

Dia menyebutkan. Kebijakan cuti bersama yang ditetapkan pemerintah sudah menjadi bagian dalam cuti tahunan sebagaimana hak pekerja. Tapi, pelaksanaan cuti bersama memang bersifat opsional dan sesuai dengan kesepakatan antara pengusaha dan pekerja/buruh dan/atau serikat pekerja/serikat buruh dengan pengusaha. Kesepakatan tersebut juga dapat diatur dalam perjanjian kerja, peraturan perusahaan, atau perjanjian kerja bersama dan peraturan perundang-undangan, dengan mempertimbangkan kondisi dan kebutuhan operasional perusahaan.

Ida menjelaskan, bagi pekerja/buruh yang melaksanakan cuti pada hari cuti bersama, maka hak cuti yang diambilnya mengurangi hak atas cuti tahunan pekerja/buruh yang bersangkutan. Sementara pekerja/buruh yang bekerja pada hari cuti bersama, maka hak cuti tahunannya tidak berkurang dan kepadanya dibayarkan upah seperti hari kerja biasa. Dan bagi pekerja/buruh yang melaksanakan libur dan cuti bersama, ia juga mengingatkan bahwa saat ini masih dalam situasi pandemi covid-19. Pekerja/buruh diminta untuk memperhatikan protokol kesehatan selama menjalani libur atau cuti bersama.