Jakarta, NAWACITAPOST.COM – Sampai berita ini ditayangkan, sudah 17 orang tewas dan puluhan luka-luka, akibat Depo Pertamina Plumpang, di Jakarta Utara terbakar.
Baca Juga : Kebakaran di Tanah Abang Jakarta, Pemadaman Masih Berlangsung
Jumlah yang meninggal tersebut, sudah dirujuk ke RS Polri Kramat Jati , dan puluhan sudah dirawat disejumlah RS di wilayah Jakarta. Puluhan ambulans dari berbagai RS dan Puskesmas di Jakarta dikerahkan untuk membantu korban yang meninggal dan luka-luka untuk dibawa ke sejumlah RS.
Kebakaran tersebut terjadi pada pukul 20.11 WIB dan saat ini masuk dalam tahap pendinginan. Dikerahkan 52 mobil Damkar dan 200 personel dari wilayah Jakarta, dan sekitarnya.
Depo yang dibangun sejak tahun 1974 ini, sudah 3 kali terbakar, sebelum tahun 2009, Januari 2009, dan 3 Maret 2023.
Terkait terbakarnya di Depo tersebut, Menteri BUMN Erick Thohir meminta untuk dilakukan investigasi, dengan melibatkan aparat kepolisian.
Depo pertamina Plumpang yang mensuplai kebutuhan BBM 20 % untuk wilayah Indonesia atau 17.000 kiloliter ke 800 BBM ke Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), kemungkinan menurut pengamat perminyakan, kemungkinan akan terganggu pendistrubusiannya.
Pj Gubernur Jakarta Heru Budi Hartono, KSAD Jenderal Dudung, Kapolda Irjen Fadil Imran, Pandam Jaya Mayjen Untung Budiharto hadir dilokasi dan memberikan arah yang terkait.