Jumat, 5 Juni 2026

Erick Thohir Buka Kembali Pabrik Pupuk Iskandar Muda 1

Photo Author
Vanessa, Nawacita Post
- Sabtu, 11 Februari 2023 | 17:46 WIB
Foto: Peresmian pengoperasian Pabrik Pupuk NPK Pupuk Iskandar Muda (PIM) yang berlokasi d
Foto: Peresmian pengoperasian Pabrik Pupuk NPK Pupuk Iskandar Muda (PIM) yang berlokasi d

Jakarta, NAWACITApost.com - Menteri BUMN Erick Thohir kembali membuka pabrik Pupuk Iskandar Muda 1 setelah tutup selama hampir dua dekade. Pabrik ini merupakan pabrik pupuk terbesar di Indonesia, Jumat (10/2/2023).


"Alhamdulillah, dengan kerja keras dua tahun terakhir, kami bisa mengaktifkan kembali PIM 1. Dan tentu ini sebuah kebanggaan, karena memang sudah berhenti dari tahun 2005," kata Erick.


Proyek pembangunan pabrik pupuk tersebut diresmikan langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang ditandai secara simbolis dengan prosesi penekanan tombol switch on dan penandatanganan prasasti, Jumat (10/2/2023).


"Pengoperasian pabrik pupuk khusus NPK ini bukti komitmen, sekaligus menjalankan amanat konstitusi dan arahan presiden dalam penyediaan pupuk yang strategis dalam ketahanan pangan demi mendukung visi Indonesia Emas 2045. Keberadaan pabrik ini diharapkan tak hanya memenuhi sebagian kebutuhan pupuk nasional untuk meningkatkan produktivitas pertanian, tapi juga menjaga stabilitas harga pangan nasional," jelasnya.


Saat ini total kapasitas produksi pupuk jenis NPK di Pupuk Indonesia Group mencapai 3,2 juta ton per tahun. Kehadiran pabrik NPK baru menjadikan total kapasitas produksi PI Group menjadi 3,7 juta ton. Proyeksi kebutuhan NPK nasional mendekati 13,5 juta ton yang sebagian besar dipenuhi produsen NPK swasta dan produk impor.


Hal itu dinyatakan Erick saat mendampingi Presiden Joko Widodo meresmikan pengoperasian Pabrik Pupuk NPK Pupuk Iskandar Muda (PIM) yang berlokasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Arun, Lhokseumawe, Aceh, Jumat (10/2/2023).

Editor: Vanessa

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini