Kamis, 4 Juni 2026

Catat! 4 Gerhana Bulan dan Matahari Tahun 2023, Tiga Bisa Dilihat di Indonesia

Photo Author
safrianasyahra, Nawacita Post
- Sabtu, 28 Januari 2023 | 10:53 WIB

Jakarta, NAWACITAPOST.COM  - Pada tahun 2023  akan ada fenomena astronomi. Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melalui Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) mengungkapkan, ada empat fenomena gerhana yang terjadi pada tahun 2023. Namun, hanya tiga gerhana saja yang dapat dilihat dari di Indonesia.

Dalam akun resmi LAPAN, @lapan_ri, tiga gerhana tersebut ialah Gerhana Matahari Hibrida, Gerhana Bulan Penumbra, dan Gerhana Bulan Sebagian. Sementara, Gerhana Matahari Cincin hanya dapat disaksikan di Amerika Serikat, Amerika Tengah, Brasil, dan Kolombia pada 14 Oktober 2023 atau 15 Oktober 2023 waktu Indonesia.

Gerhana yang dapat disaksikan dalam kurun waktu terdekat di Indonesia adalah Gerhana Matahari Hibrida yang terjadi pada 20 April 2023.

Untuk lokasi yang dilalui Gerhana Matahari Hibrida adalah Pulau Kisar, P. Maopora, Pulau Damar, P. Watubela, Kp. Antalisa, Randepandai, Roswar, Pulau Num, Wooi Serui, dan Biak Kota.

Proses gerhana ini dimulai dengan Gerhana Matahari Cincin berubah menjadi Gerhana Matahari Total, kemudian kembali menjadi Gerhana Matahari Cincin dalam waktu singkat.

Namun, tidak semua wilayah Indonesia dapat menyaksikan fenomena langka tersebut. Indonesia bagian timur menjadi lokasi terbaik yang dapat melihat Gerhana Matahari Hibrida, terutama daerah Papua. Fenomena ini diprediksi akan terjadi mulai pukul 11.47 WIT.

Selanjutnya, masyarakat Indonesia dapat menyaksikan Gerhana Bulan Penumbra pada 5-6 Mei 2023, dan dapat dinikmati di seluruh wilayah Indonesia.

Gerhana dapat diamati dari arah tenggara ke barat daya untuk zona WIB. Sedangkan untuk zona WITA, gerhana dapat diamati dari arah selatan ke barat daya. Untuk zona WIT, gerhana dapat diamati dari arah barat daya ke barat.

Gerhana ini terjadi ketika seluruh bagian Bulan berada di bagian penumbra. Bulan masih terlihat meski dengan warna suram dalam fenomena ini.

Selain itu, Indonesia juga akan disuguhi Gerhana Bulan Sebagian atau Parsial pada 29 Oktober 2023. Gerhana ini terjadi ketika Bumi tidak sepenuhnya menghalangi Bulan dari Matahari. Durasi Parsial di seluruh Indonesia kecuali lima provinsi di Pulau Papua yang tidak mengalami kontak akhir sebagian adalah satu jam 17 menit.

Dilansir Instagram BRIN @lapan_ri, Sabtu (28/1/2023), durasi Parsial untuk kota Manokwari, Jayapura, Nabire, Wamena, dan Merauke, masing-masing sebesar satu jam sepuluh menit, 41 menit, satu jam dua menit, 47 menit, dan 36 menit. Gerhana dapat diamati dari arah barat laut hingga barat untuk zona WIB dan barat untuk zona WITA dan WIT.

Maka dari itu, masih ada sebagian sinar Matahari yang mencapai permukaan Bulan dan dapat disaksikan manusia di Bumi. Fenomena astronomis ini diketahui dapat disaksikan di seluruh wilayah Indonesia pada waktu tersebut. Sedangkan gerhana terakhir, yaitu Gerhana Matahari Cincin 15 Oktober tidak dapat disaksikan di Indonesia.

Editor: safrianasyahra

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini