Jakarta, NAWACITAPOST.COM – “Kepulauan Nias menuju Pemilu 2024. Siapakah mereka yang layak didukung untuk memastikan bisa duduk? Bukan hanya terpilih. Karena terpilih dengan suara yang cukup, tapi partai tidak masuk ke Senayan, itu sama dengan sia-sia,” jelas FN menegaskan.
Baca Juga : Diperayaan Natal 2022 Universitas Nias, Ini Pesan Ketum Yayasan Unias Marinus Gea
Lanjut FN. “Seperti yang pernah saya sebutkan, bagaimana memahami cara memastikan orang Nias terwakilkan di Senayan di chanel YouTube Nawacita TV sebelumnya ada dua ; Pertama Partainya itu adalah partai yang akan masuk atau lolos dari parlemen threshold pada 2024. Kedua Cek (rekam jejak) orang-orang yang terbaik tanya masuk Senayan dan orangnya juga adalah orang-orang yang terbaik atau caleg yang terbaik.”
Partainya bagus, kalau personilnya atau calegnya tidak baik, ini juga perlu dipertimbangkan. Jadi yang kita butuhkan kalau bisa adalah partainya masuk Senayan dan calegnya bagus. Karena itu, kita harus memastikan dulu, ini partai hasil dari Pemilu 2019 dijadikan patokan, ungkapnya.
Lalu, partai apa saja yang berpotensi mendapatkan suara yang signifikan di antara partai-partai yang masuk Senayan? Karena karakteristik Kepni, memang tidak bisa dijangkau secara keseluruhan. Ada hubungan emosional dengan partai-partai tertentu, contohnya ;
Pertama PDIP memiliki raihan kursi legislatif di Kepni. Kedua Demokrat juga punya (kadernya pernah menjabat kepala daerah di kepni). Tiga Golkar, yang sudah lama ada di Indonesia tentu di Kepulauan Nias juga dianggap sebagai partai senior. Keempat Partai NasDem yang kebetulan suaranya juga lumayan bagus dari Kepulauan Nias. Kelima Gerinda. Tentunya lima (5) partai ini adalah yang memiliki daya tarik yang signifikan di Kepulauan Nias. Keenam PSI, walaupun belum masuk Senayan, tetapi punya kecocokan dan karakteristik daya tarik siginifikan bagi pemilih di Kepni. Yaitu semangat mengusung mengenai kesetaraan gender dan pluralism. Artinya PSI ingin memastikan bahwa Indonesia ini menerapkan toleransi beragama. Sehingga dengan keadaan orang Nias yang cenderung memilih nasionalis, maka PSI itu menjadi menarik.
Yang jelas, bila dikerucutkan, maka hanya ada enam partai, kiranya menjadi pertimbangan para pemilih di Kepni, pungkasnya.