Kamis, 4 Juni 2026

Hadiah dari Negara, Ini Dia Alasan Jokowi Pilih Rumah di Colomadu

Photo Author
tantitamara, Nawacita Post
- Sabtu, 17 Desember 2022 | 12:44 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) Foto : BBC
Presiden Joko Widodo (Jokowi) Foto : BBC

Jakarta, NAWACITAPOST.COM – Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan mendapatkan hadiah dari negara berupa rumah yang berlokasi di Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Hadiah tersebut akan diberikan usai masa jabatan Jokowi sebagai Presiden RI berakhir pada 2024.

Baca Juga : Usai Jabat Presiden, Jokowi Dihadiahi Negara Rumah di Colomadu

Seperti diketahui sebelumnya, selepas berakhirnya masa tugas seorang Presiden memang diberikan 'kenang-kenangan' istimewa dari negara berupa rumah. Tak hanya Jokowi, sederet mantan presiden RI, seperti BJ Habibie, Abdurrahman Wahid (Gusdur), Megawati Soekarnoputri dan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mendapatkan hak mereka atas pemberian rumah tersebut.

Sementara itu, dikutip dari Kompas.com Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyebut bahwa Jokowi telah memutuskan rumah yang akan diterima setelah tak menjabat sebagai presiden.

"Setiap presiden mengakhiri tugas mendapat hadiah dari negara berupa rumah," katanya.

Dia mengatakan rumah tersebut berada di kawasan Kabupaten Karanganyar.

"Rumah yang diambil Pak Jokowi, (ada) di Karanganyar, Colomadu," ucap Juliyatmono.

Lantas, apa alasan Presiden Jokowi mengambil rumah yang berlokasi di Colomadu tersebut?

Menurut Juliyatmono, lokasi bakal rumah Presiden Jokowi setelah selesai masa jabatan sangat representatif. Hal ini karena untuk menuju ke bandara maupun jalan tol dari Colomadu sangat dekat. Sehingga lokasi tersebut layak jika dibangun rumah negara untuk Jokowi.

"Ya sangat-sangat representatif. Karena aksesnya sangat mudah dan terjangkau. Ke bandara dekat, kereta api juga dekat, jalan tol apalagi tol Jogja, Solo, Semarang balik lagi ke Solo, Karanganyar, Semarang, jalan tol Surabaya sampai Jakarta itu keren sekali dan memang itu sangat layak," kata Juliyatmono.

Camat Colomadu Sriyono Budi Santoso mengatakan, lahan yang dipilih tersebut di timur rumah makan Taman Sari Jalan Adi Sucipto Blulukan, Kecamatan Colomadu, Karanganyar.

Lahan kosong dan diketahui bersertifikat hak milik, dengan luasannya sekitar 2.000-3.000 meter persegi akan dibangun rumah Presiden Jokowi. Menurutnya, lahan tersebut sangat strategis karena akses menuju Bandara Adi Soemarmo dekat. Begitu juga akses menuju jalan tol lebih mudah.

"Karena secara logika aksesnya juga gampang di sini. Ke jalan tol gampang, ke bandara cepat, mungkin yang lain beliau (Bapak Jokowi) yang perso (tahu)," kata Sriyono.

Editor: tantitamara

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini