Prabumulih, NAWACITAPOST.COM – Pertamina EP Prabumulih Field (PEP Prabumulih) menangani kerusakan pipa yang terjadi di Jalan Nigata, Kecamatan Prabumulih Timur, Prabumulih, pada Jumat (4/11). Kerusakan dilaporkan tim linecheker (pemeriksa jalur pipa) Operation Maintenance Elnusa dan tim keamanan yang berpatroli rutin pada pukul 06:00 WIB. Sesuai dengan prosedur operasi penanganan, PEP Prabumulih menerjunkan tim penanganan dan melakukan perbaikan pipa. Secara bertahap, tim PEP Prabumulih melakukan pemulihan lingkungan pada area sekitar yang terdampak.
Baca Juga : PT. Pertamina EP Zona 4 Sumatera Selatan Cepat Tanggap Menangani Kebocoran Pipa
Head of Comrel & CID Zona 4 Tuti Dwi Patmayanti menjelaskan tim PEP Prabumulih dan Elnusa melakukan perbaikan pada pipa yang rusak dan bertahap melakukan pemulihan lingkungan. “Tim terkait di internal sedang menganalisis penyebab terjadinya kerusakan. Pengamanan dan lokalisir area di sekitar pipa yang rusak juga dilakukan agar tidak terganggu aktivitas warga sekitar,” ujar Tuti.
Tuti juga menjelaskan selain berupaya memenuhi target produksi migas nasional, PEP Prabumulih berkomitmen melaksanakan aktivitas operasinya berwawasan lingkungan dan memperhatikan kesejahteraan masyarakat. Dukungan masyarakat sangat diperlukan untuk menciptakan operasi migas yang aman, serta ramah lingkungan dengan cara mematuhi semua peraturan yang berlaku.
Ditambahkan oleh General Manager (GM) Agus Amperianto mayoritas penyebab Pipe leak adalah external Corrosion karena korosi merupakan peristiwa perusakan logam akibat terjadinya reaksi kimia antara logam dengan zat-zat dilingkungan nya yang menghasilkan senyawa yang tidak di kehendaki,korosi juga disebabkan oleh dua Faktor diantaranya ada faktor internal dan faktor Eksternal,terang GM Agus Amperianto.
-
Faktor internal adalah faktor yang berasal dari bahan itu sendiri misalnya :Struktur bahan,kemurnian bahan,setrta bentuk bahan,sedangkan faktor eksternal nya adalah faktor yang berasal dari lingkungan sekitar misalnya: Temperatur,kelembapan,serta pencemaran udara,Kembali GM Pertamina Zona 4 Agus Amperianto menjelaskan.
Pertamina EP Zona 4 Prabumulih mengucapkan terima kasih atas dukungan semua pihak yang membantu penanganan kejadian ini sehingga cepat ditangani. PEP Prabumulih terus menghimbau masyarakat untuk melaporkan jika terjadi kerusakan dan atau kegiatan mencurigakan di sekitar jaringan pipa migas.
Selain itu, PEP Prabumulih meminta semua pihak bekerja sama untuk mematuhi jarak aman minimum, berupa ruang terbuka antara pipa penyalur migas dengan tanaman sekitar yang dihitung dari sisi terluar pipa ke kiri dan ke kanan.Bersama masyarakat menjaga kelancaran kinerja Pertamina sebagai Obyek Vital Nasional
(Davit Sanjaya)