Kamis, 4 Juni 2026

Modal Ganjar Menjadi Capres Unggulan 

Photo Author
Famati Ndruru, Nawacita Post
- Kamis, 20 Oktober 2022 | 18:50 WIB

JAKARTA, NawacitaPost.com - Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo alias Rudy, mendukung Ganjar Pranowo maju sebagai Capres 2024. Menurut dia, Ganjar telah menyelami sektor eksekutif dan legislatif dalam perjalanan politiknya .

Adapun Ganjar telah menyatakan kesiapannya jika dideklarasikan sebagai Capres 2024. Rudy menjelaskan, pernyataan Ganjar ini wajar mengingat kader partai memang harus siap jika diamanahkan tugas tertentu.

"Kalau semua orang siap nyapres ya wajar. Pak Ganjar pernah menjadi gubernur, jadi anggota DPR RI, kalau ada yang nanya pasti saya jawab mendukung dong,” kata FX Hadi Rudyatmo saat dihubungi, Rabu, 19 Oktober 2022.

Menurut Rudy, dukungannya kepada Ganjar sah dilakukan. demikian, ia menyerahkan keputusan akhir kepada Ketua Umum, Megawati Soekarnoputri.

"Saya selalu menyampaikan bahwa Ganjar itu kader partai yang taat dan patuh pada PDIP . Ketika ada yang bertanya siap nyapres apa enggak, kalau demi bangsa dan negara maka siap menjawab. Partai itu punya perahu yang ada di Ketum. Kalau Ketum belum (memutuskan), maka saya juga belum,” ujarnya.

Rudy menyatakan dukungannya kepada Ganjar mencapai seribu persen. demikian, dia enggan menjawab kala ditanya ihwal dukungannya kepada Puan Maharani sebagai Capres. “ Ndak saya jawab (dukungan ke Puan Maharani). Yang nanya Pak Ganjar ya tak jawab seribu persen, satu juta persen, dan sebagainya,” kata dia.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto, mengatakan keputusan tentang Capres dan Cawapres merupakan kewenangan penuh dari Megawati. Sehingga, kata dia, siapapun yang menyebut nama Capres dan Cawapres sebelum Megawati akan diberi sanksi.

“Saya, Pak Djarot, Pak Rudy Solo dan seluruh kader Partai juga akan mendapat sanksi jika melanggar ketentuan tersebut. Sebab segala sesuatu ada momentum dan tahapannya,” kata Hasto di Sekolah Partai DPP PDIP, Jakarta Selatan, Rabu, 19 Oktober 2022.

demikian, Hasto mengaku belum tahu-menahu ihwal pernyataan Rudy yang mendukung Ganjar . Jika benar, kata dia, maka itu merupakan bentuk pelanggaran. “Saya belum membaca pernyataannya (FX Rudyatmo), namun sekiranya itu benar, maka pelanggaran, sama dengan kader lain yang melakukan hal yang sama,” kata Hasto.

Dia mengatakan dukungan kepada sosok Capres dan Cawapres tertentu sebelum memutuskan Megawati merupakan pelanggaran terhadap disiplin partai. Jika ada kader yang nekat, Hasto mengatakan Dewan Kehormatan Partai bakal turun tangan menangani dugaan pelanggaran ini.

“Sekiranya yang Pak Rudy menyatakan, siapapun, bukan hanya Pak Rudy, Pak Djarot Saiful Hidayat, kalau menyatakan si A itu Capres. Maka itu adalah pelanggaran. Jadi siapapun itu. Pak Djarot, saya dan siapapun,” kata dia.

Editor: Famati Ndruru

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

Musancab PDIP, Target Kembalikan 15 Kursi Dewan

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:39 WIB