Kamis, 4 Juni 2026

Waskita Luncurkan Aplikasi E-Procurement, Bukti Komitmen Jalankan Transformasi

Photo Author
Tantitamara, Nawacita Post
- Senin, 17 Oktober 2022 | 09:20 WIB
Waskita Luncurkan Aplikasi E-Procurement
Waskita Luncurkan Aplikasi E-Procurement

Jakarta, NAWACITAPOST.COM PT Waskita Karya (Persero) Tbk (Kode Saham: WSKT) terus berkomitmen menjalankan transformasi digital. Salah satunya dengan dilakukan GoLive Aplikasi Waskita E-Procurement (We-Proc) yang dilaksanakan oleh Supply Chain
Management Division di Gedung Waskita Heritage pada 29 September 2022.

Baca Juga : 8 Momen Berbagi Perayaan 8 Tahun Waskita Beton Precast

Aplikasi Waskita E-Procurement (We-Proc) adalah sebuah aplikasi pengadaan yang mewadahi Buyer (Waskita) dan Rekanan untuk melakukan pengadaan secara digital. Sebelumnya telah diadakan Soft-Golive pada 31 Maret 2022 untuk peluncuran fitur ETendering, E-Catalogue dan E-Contract dan fitur-fitur tersebut telah mulai diimplementasikan sejak bulan Mei - September 2022.

Pada kesempatan Go-Live ini, fiturfitur baru diluncurkan dan fitur-fitur lama yang telah berjalan disempurnakan. Fitur baru yang diluncurkan antara lain adalah Dashboard Procurement serta Mobile App dan penyempurnaan pada fitur E-Tendering, E-Catalogue, dan E-Contract.

SVP Corporate Secretary Perseroan Novianto Ari Nugroho mengatakan We-Proc adalah salah satu bentuk realisasi Program Transformasi Waskita, khususnya dalam bidang Digital Procurement yang diharapkan dapat memberikan efisiensi, transparansi, serta meningkatkan Good Corporate Governance (GCG) di Waskita Karya.

“Implementasi We-Proc tentunya membutuhkan dukungan dari semua pihak di PT Waskita
Karya, dimulai dari Proyek, Bussines Unit, dan SCM Division serta yang tidak kalah penting
adalah Rekanan Waskita yang juga akan menggunakan aplikasi ini dalam proses
pengadaan,” ungakp Novianto.

Waskita juga telah menerima sertifikat Indonesia Industri 4.0 Readiness Index (INDI 4.0)
dari Kementerian Perindustrian Republik Indonesia (Kemenprin) sebagai perusahaan BUMN
yang berkomitmen untuk melakukan percepatan Transformasi Digital dengan mengadopsi
teknologi industri 4.0 dan teknologi informasi dalam menjalankan proses bisnisnya.

“Penerapan INDI 4.0 ini diyakini dapat mempercepat pencapaian aspirasi peta jalan Making
Indonesia 4.0 dan juga mengakselerasi transformasi industri 4.0 di sektor manufaktur.
Selain itu penerapan INDI 4.0 bertujuan untuk mewujudkan Indonesia masuk dalam 10
negara besar yang memiliki perekonomian terkuat di dunia pada tahun 2030,” tutup
Novianto.

Editor: Tantitamara

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini