Nawacitapost.com
​(Sumber: KBRI Hanoi)

Jakarta, NAWACITAPOST.COM – “Saya yakin sebuah kegiatan yang dilandasi kecintaan terhadap sesuatu pasti akan berjalan dengan sukses karena didukung dengan sepenuh hati oleh kedua pihak,” demikian ditekankan Dubes Indonesia untuk Viet Nam, Denny Abdi, saat menyambut kedatangan para pemotor Indonesia yang baru saja menyelesaikan 2nd Wonderful Indonesia Motorbike Touring 2022 (WIMT 2022), Senin malam (1/8) di Ruang Serbaguna KBRI Hanoi.

Baca Juga: Semarak 77 Tahun Kemerdekaan RI, Pentas Seni Indonesia Meriahkan Festival Internasional Ceahlaul 2022

Setelah sukses menggelar WIMT untuk pertama kali pada tahun 2019, sebanyak 18 pemotor yang tergabung dalam Ikatan Motor Indonesia (IMI) kini melaksanakan perjalanan lintas lima negara, yaitu Malaysia, Thailand, Kamboja, Laos, dan terakhir Viet Nam, mulai 18 Juli lalu. Minggu pagi (31/7), para pemotor tiba di perbatasan internasional Cầu Treo di Provinsi Ha Tinh, Viet Nam, yang berbatasan langsung dengan Laos dan disambut oleh group motor Viet Nam.

Dubes Denny Abdi juga menyampaikan apresiasinya kepada klub motor Hanoi yang menyambut baik kedatangan rombongan WIMT 2022. “Saya ingat saat pertama kali bertemu Mr. Tran Anh Tuan untuk menyampaikan rencana WIMT 2022, beliau sangat bersemangat dan langsung menyampaikan dukungan penuh,” tambahnya.

Tran Anh Tuan, Ketua Hanoi Motorbike Club sekaligus Wakil Presiden Viet Nam Cycling and Motorcycling Federation, menceritakan pertemuan pertamanya dengan pemotor Indonesia di perbatasan Cầu Treo. Ia sangat kagum dengan pemotor Indonesia yang berkendara dengan baik dan sukses melalui trek yang sangat sulit di wilayah perbatasan tersebut.

Menanggapi hal tersebut, Joel Deksa Mastana, yang merupakan Ketua Delegasi WIMT 2022, mengatakan, “teman-teman pemotor yang kami temui di Viet Nam sangat luar biasa, mereka mengawal kedatangan kami dari perbatasan hingga ke Hanoi.” Perjalanan dari perbatasan Cầu Treo menuju ke Hanoi yang berjarak sekitar 390km ditempuh bersama oleh kedua kelompok motor selama hampir sepuluh jam.

Baca juga :  Empat Arahan Presiden Jokowi Mengenai Pengendalian Karhutla

Joel menambahkan bahwa touring ini tidaklah tanpa masalah. Mulai dari terlambatnya motor turun dari kapal, hingga kerusakan motor di Thailand, Kamboja, dan bahkan saat tiba di viet Nam, hingga kecelakaan telah mewarnai perjalanan yang menempuh jarak sekitar 4.500 km ini. Namun, ia sangat berharap kegiatan WIMT 2022 dapat membawa manfaat besar bagi kedua negara, khususnya memperat hubungan baik kedua masyarakat, termasuk antara komunitas pecinta motor.

Luyen Thi Hong Hanh, Wakil Direktur Kerja Sama Internasional, Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata Viet Nam menyampaikan apresiasi kepada rombongan WIMT 2022 yang juga membawa berbagai produk Indonesia untuk dikenalkan kepada komunitas pecinta motor di Hanoi. Ia berharap kegiatan ini dapat semakin menguatkan kerja sama antara Indonesia dan Viet Nam.

Selain touring, WIMT 2022 juga membawa misi khusus untuk mempromosikan pariwisata dan UMKM Indonesia di kelima negara yang dilalui. Beberapa produk terkait otomotif yang dipamerkan pada kesempatan gathering dengan klub motor Viet Nam mencakup Axson Lube, Rob1 (apparel-footwear-exhaust), Helm RSV, Maxxwire (booster tool), SDP (safer driving products), serta destinasi sport tourism di Indonesia. ​(Sumber: KBRI Hanoi)