Kamis, 4 Juni 2026

Kemenparekraf Edukasi Peserta IWTCF 2022 Terkait Manfaat Minyak Atsiri untuk Aromaterapi

Photo Author
Vanessa, Nawacita Post
- Sabtu, 6 Agustus 2022 | 11:57 WIB

Surakarta, NAWACITAPOST.COM - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) mengedukasi peserta “International Wellness Tourism Conference and Festival (IWTCF) 2022” mengenai manfaat dari minyak atsiri sebagai aromaterapi yang bermanfaat untuk relaksasi pikiran dan kebugaran tubuh.

Dalam sebuah ajang yang diinisiasi Kemenparekraf/Baparekraf IWTCF 2022, peserta memperoleh pengetahuan dan edukasi mengenai manfaat minyak atsiri dalam workshop "DIY (Do It Yourself) Experience of Indonesian Aromatherapy" di Hotel Alila Surakarta, Jawa Tengah, Jumat (5/8/2022).

Workshop ini diisi oleh pemateri dari Karimatarii yang merupakan kelompok aromaterapis Indonesia. Dalam workshop ini, Hanny Gunawan, pemateri dalam workshop ini menjelaskan bahwa minyak atsiri merupakan minyak yang diekstraksi dari bagian-bagian tanaman tertentu yang menghasilkan aroma yang memiliki ciri khas beraneka ragam.

"Minyak atsiri berasal dari tanaman, ada yang dari rimpang misalnya minyak jahe, kunyit, atau temulawak. Ada pula yang berasal dari akar, kulit kayu dan buah, batang, daun, kelopak bunga, kuncup bunga, tanaman perdu, dan biji," kata Hanny.

Hanny mengatakan minyak ini diproduksi oleh tanaman sebagai alat bertahan hidup di alam, entah itu untuk perlindungan diri ataupun untuk berkembang biak melalui proses penyerbukan. Sehingga aroma ini pun diproduksi untuk menarik serangga melakukan penyerbukan, mengusir serangga yang akan mengusik tanaman tersebut, meningkatkan ketahanan tanaman atau mencegah tumbuhnya tanaman pengganggu.

Arlin Chondro yang juga tergabung dalam Karimatarii mengatakan bahwa minyak atsiri tidak hanya memiliki aroma yang khas dan wangi, namun juga memiliki efek kesehatan baik fisik maupun mental. Seperti relaksasi, meningkatkan fokus, menghangatkan rongga hidung, untuk pijat, menyembuhkan luka, dan juga memberikan rasa nyaman.

Menurut Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan (Events) Kemenparekraf/Baparekraf Rizki Handayani minyak atsiri merupakan bagian penting dari pengembangan wisata berbasis kebugaran atau wellness tourism. Sehingga, perlu ada edukasi bagi masyarakat terkait apa itu minyak atsiri dan kegunaannya untuk menarik wisatawan.

Terlebih, IWTCF 2022 merupakan event wisata kebugaran pertama yang memadukan tiga konsep sekaligus. Yaitu konferensi yang menghadirkan lebih dari 30 narasumber dari negara anggota G20, ASEAN, termasuk Indonesia, lalu workshop dan exhibition.

Editor: Vanessa

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini