Kamis, 4 Juni 2026

Undang-undang Pemasyarakatan, 100% Refleksikan Mandela Rules

Photo Author
Vanessa, Nawacita Post
- Senin, 18 Juli 2022 | 09:30 WIB
Undang-undang Pemasyarakatan, 100% Refleksikan Mandela Rules
Undang-undang Pemasyarakatan, 100% Refleksikan Mandela Rules

Jakarta, NAWACITAPOST.COM - Undang-undang Pemasyarakatan yang baru saja di sahkan 7 Juli 2022 merupakan pemutakhiran dari Undang-undang Pemasyarakatan sebelumnya. Kedudukan Pemasyarakatan dalam sistem peradilan pidana terpadu semakin dipertegas dan diperjelas sebagai unsur vital penegakan hukum Indonesia.

"Undang-Undang ini mempertegas peran dan fungsi Pemasyarakatan dalam sistem peradilan pidana terpadu. Dimana Pemasyarakatan berperan sedini mungkin mulai dari Pra Adjudikasi hingga Post Adjudikasi," ungkap Budi Sarwono, Direktur Pelayanan Tahanan dan Pengelolaan Badan Baran Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (DitjenPAS) dalam diskusi yang disiarkan langsung oleh kanal YouTube Humas DitjenPAS bertajuk Voice of Correctional (VOC) dalam rangka memperingati Mandela Rules, (18/7).

BACA JUGA : Pelibatan Masyarakat Dalam Pelayanan Publik

Budi juga menerangkan bahwa Undang-undang Pemasyarakatan merefleksikan 100% Mandela Rules. Dimana, Pemasyarakatan sangat mengedepankan HAM dan fokus pada pemenuhan hak-hak warga binaan dalam melaksanakan pendampingan dan pembinaan.

"Dalam Undang-undang Pemasyarakatan yang telah disahkan jelas merefleksikan 100% Mandela Rules," terang Budi.

Ia melanjutkan bahwa, semua penanganan dan penyelenggaraan Pemasyarakatan yang di tekankan dalam Undang-undang Pemasyarakatan terklasifikasi dengan sangat rinci. Mulai dari tingkat usia, jenis kelamin sampai kategori tingkat resiko hingga pemenuhan hak-hak setiap warga binaan.

Sementara itu, Collie F Brown, Country Manager UNODC of Indonesia menyambut baik dengan disahkannya Undang-Undang Pemasyarakatan yang baru dan mendukung secara penuh penerapan nilai-nilai Mandela Rules dalam penerapan tugas Penyelenggaraan Pemasyarakatan di Indonesia.

"Kami sangat mengapresiasi dan selalu berharap Indonesia dapat konsisten menerapkan nilai-nilai Mandela Rules dalam penyelenggaraan Pemasyarakatan," tandas Brown dalam diskusi yang juga menampilkan pembicara Duta Besar Afrika Selatan untuk Indonesia, Vickesh P Maharaj dan Evi Amir Samsudin sebagai Founder Second Chance Fondation.

Brown yakin dan percaya penyelenggaraan Pemasyarakatan Indonesia kedepan dapat jauh menjadi lebih baik dengan pengaplikasian Undang-Undang Pemasyarakatan yang baru yang lebih memperkuat kedudukan Pemasyarakatan dalam sistem peradilan pidana,"

Editor: Vanessa

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

Trump Menyerah Pada Iran Demi Pasokan Minyak

Rabu, 8 April 2026 | 16:23 WIB