www.nawacitapost.com
Sumber Foto : ekon.go.id

Denpasar, NAWACITAPOST.COM – Dalam acara Kemenko Perekonomian Goes to Campus yang digelar secara hybrid di Universitas Udayana pada Kamis (14/07), Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto yang diwakili oleh Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Digital, Ketenagakerjaan, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Mohammad Rudy Salahuddin menyatakan bahwa Indonesia memiliki potensi yang tinggi terkait minat wirausahawan muda yaitu mencapai 35,5%, sehingga dibutuhkan kolaborasi dukungan dari berbagai pihak salah satunya perguruan tinggi.

Dalam hal ini, inkubasi yang dimulai dari perguruan tinggi menjadi salah satu entry strategy untuk mencetak entrepreneur muda yang berdaya saing di pasar global, sehingga mahasiswa diharapkan mampu menumbuhkan inisiatif dalam berwirausaha untuk mencapai tujuan melalui pembentukan kesadaran terkait konteks kemampuan menangkap peluang, kreativitas, serta berani mengambil risiko,” ujar Deputi Rudy mengutip siaran pers dari website ekon.go.id.

Lebih lanjut, Deputi Rudy menyampaikan bahwa wirausahawan muda saat ini dihadapkan dengan berbagai tantangan seperti ketidaksesuaian produk dengan kebutuhan pasar, kurangnya pemahaman tentang dinamika berwirausaha, kurangnya dukungan keluarga, serta kurangnya akses permodalan, pemasaran, dan jejaring bisnis.

www.nawacitapost.com

Untuk memberikan dukungan bagi generasi muda yang ingin memulai usahanya, Pemerintah juga menyediakan berbagai kebijakan seperti fasilitas ide usaha melalui inkubasi, pelatihan, pendidikan, dan bimbingan teknis seperti program Kartu Prakerja, kemudahan akses pembiayaan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR), fasilitas pemanfaatan hasil ilmu pengetahuan dan teknologi, penyediaan sertifikasi, serta akses perizinan yang mudah.

Kegiatan Kemenko Perekonomian Goes to Campus di Universitas Udayana tersebut merupakan sosialisasi program Pemerintah yang dikemas dalam bentuk Seminar Nasional bertema “Membangun Semangat Kewirausahaan Mahasiswa yang Inovatif dan Berdaya Saing”.

“Program Kemenko Perekonomian Goes to Campus ditujukan untuk mendorong minat generasi muda dalam menjadi new entrepreneur. Selain itu, tadi malam kami juga telah melakukan FGD dengan para pelaku UMKM dan ekonomi kreatif untuk menyerap aspirasi para komunitas diluar universitas,” ungkap Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi, dan Persidangan Haryo Limanseto mengutip siaran pers dari website ekon.go.id.

Baca juga :  Kapolri Minta Pertahankan Kepercayaan dan Kepuasan Publik di Rakernis 4 Divisi

www.nawacitapost.comSementara itu, terkait dengan Kartu Prakerja, Pemerintah telah menyediakan akses pendampingan dan pelatihan kepada calon wirausahawan terkait wawasan tentang penjualan, pemasaran, teknologi informasi, hingga manajemen. Sedangkan program KUR merupakan salah satu program pembiayaan bagi UMKM bertujuan untuk memperkuat kemampuan permodalan usaha dalam rangka kebijakan percepatan pengembangan sektor riil dan pemberdayaan UMKM. Pada masa pandemi, Pemerintah telah memutuskan untuk memberlakukan KUR Super Mikro hingga Rp10 Juta yang diarahkan khusus untuk mahasiswa yang ingin memulai usaha.