www.nawacitapost.com

Jakarta, NAWACITAPOST.COMTarif BPJS Kesehatan 2022 terbaru sedang dalam pembahasan menuju kebijakan terbaru, dimana pemerintah akan menghapuskan kelas BPJS Kesehatan dari kelas 1, 2, dan 3 menjadi kelas rawat inap standar (KRIS).

Peserta Jaminan kesehatan Nasional (JKN) BPJS Kesehatan ke depannya akan menerima kelas rawat inap standar, tidak ada pembagian kelas seperti sebelumnya. Wacana kebijakan terbaru ini akan dilaksanakan secara bertahap dan paling lambat berlangsung pada 1 Januari 2023. Dengan adanya perubahan kebijakan, maka ada tarif BPJS Kesehatan 2022 terbaru yang akan diterapkan.

Mengutip dari Finance.detik.com, besaran iuran BPJS Kesehatan itu pun akan disesuaikan dengan gaji, dimana peserta yang memiliki pendapatan yang lebih tinggi akan membayar iurang yang lebih besar. Iuran tersebut disebut sesuai dengan prinsip gotong royong. Meski besaran iuran BPJS Kesehatan akan berbeda antara mereka yang berpenghasilan tinggi dan rendah, namun fasilitas rawat inap yang didapatkan sama. Hal itu akan disesuaikan dengan kebutuhan medis.

Mengingat belum dihapusnya kelas BPJS Kesehatan, saat ini masih memberlakukan kelas 1, 2, dan 3. Iuran BPJS Kesehatan masih mengacu pada Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 64 Tahun 2020 Tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018 Tentang Jaminan Kesehatan. Adapun besar biaya yang harus ditanggung yaitu untuk tarif iuran BPJS Kesehatan 2022 Kelas 1, 2, dan 3 yaitu:

  • Tarif Iuran BPJS kesehatan untuk kelas I sebesar Rp 150 ribu per bulan
  • Tarif Iuran BPJS kesehatan untuk kelas 2 Rp 100 ribu per bulan
  • Tarif Iuran BPJS kesehatan untuk kelas 3 Rp 35 per bulan

Untuk diketahui, saat ini pemerintah masih melakukan simulasi, untuk mempertimbangkan banyak faktor seperti opsi pendanaan lain hingga subsidi dari pemerintah. Jadi, iuran BPJS kesehatan terbaru secara rinci belum ditetapkan.

Baca juga :  Menristek/Kepala BRIN: GeNose C19 Memperlancar Perjalanan Dan Menjaga Keamanan Calon Penumpang Kereta Api dari COVID-19

Perhitungan iuran BPJS Kesehatan juga akan dilakukan berdasarkan tarif, yang perlu dibayar oleh BPJS Kesehatan ke penyedia fasilitas kesehatan seperti Rumah Sakit dan Puskesmas. Perubahan kelas akan menjadikan biaya iuran BPJS Kesehatan yang lebih tinggi. Proses ketetapan tarif iuran BPJS Kesehatan masih dikaji dan dibahas oleh Kementerian Kesehatan, Kementerian Keuangan, DJSN dan BPJS Kesehatan.