Jakarta, NAWACITAPOST.COM – Beberapa detik sebelum Rakernas Partai Nasdem ditutup, Jumat (17/6/2022) malam, Ketua Umum Surya Paloh (SP) menyampaikan ada tiga nama Bakal Capres yang diusung partainya: Anies Baswedan, Ganjar Pranowo dan Muhammad Andika Perkasa.
Baca Juga : Nasdem Anggap Anies Baswedan Tidak Berpeluang Menang, Andika Perkasa Jadi Alternatif
Ketiga nama itu bukan melalui voting, tetapi berdasarkan musyawarah mufakat yang diusulkan 34 DPD seluruh Indonesia, jelas SP yang disampaikan di acara penutupan rekernas dan tamu undangan yang hadir.
Ditegaskan pula oleh Surya Paloh, bahwa ketiga nama ini, mempunyai nilai yang sama. Artinya tidak ada yang kurang.
Namun, 3 nama ini, 2 non partai, dan 1 dari partai, tetapi bukan Nasdem. Yang dari partai, jelas-jelas, ketika ditanya wartawan di sekolah partai di kawasan Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Jumat (17/6/2022), menyatakan terimakasih, tetapi saya adalah kader partai PDIP, jelas Ganjar.
Artinya, Ganjar, soal Capres mengikuti keputusan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputeri. Seperti diketahui, sejak jabat tangan tak sampai pada Oktober 2019 di pelantikan anggota DPR Senayan, mungkin sampai sekarang belum ada pertemuan antara bos Nasdem dengan Ketua Umum PDIP.
Sementara itu, Anies panggungnya akan tersisa 4 bulan lagi. Maka, kemungkinan akan mengalami kesulitan mengejar ketertinggalan (2 tahun tanpa jabatan) dari berbagai segi, penurunan (elektoral, tingkat pengenalan, dan kurang diberitakan), diprediksi menjadi faktor namanya kemungkinan akan keluar dari tiga besar lembaga survei.
Sedangkan Muhammad Andika Perkasa, walaupun menyisakan 6 bulan lagi mengakhiri masa pensiun di milter, ia dipandang sebagai sosok alternatif, jika itu (Capres) mengikuti rotasi sipil ke militer, menantu Hendropriyono sebagai kader potensial diusung di Pilpres 2024.
Apalagi, Hendropriyono punya kedekatan yang bagus dengan ibunya Puan Maharani. Ditambah lagi, Andika selain punya darah segar, juga ada magnet yang bisa berkomunikasi dengan berbagai parpol.
Terkait Rakernas Nasdem, pengusulan nama Anies, sebenarnya, hanya ingin membuat diam kelompok pengusung Anis di Pilkada 2017, serta berhenti memainkan politik identitas. Itu pesan utama rakernas parta Nasdem Juni 2022.
Menurut pengamat, pasca Desember 2021, saat Panglima TNI lebih sering sering memakai baju sipil, pertanda 3 nama itu mengerucut menjadi satu, diduga nama Andika Perkasa punya kans besar untuk diusung, bukan hanya oleh Nasdem, tetapi parpol lainnya.