Jakarta, NAWACITAPOST.COM – Berbekal surat keputusan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sukoharjo nomor 445/8426/VI/2016 tanggal 28 Juni 2016. Rumah Sakit Universitas Sebelas Maret UNS Solo,  telah memiliki pijakan hukum yang kuat, untuk menjadi penyedia layanan kesehatan di bidang perumahsakitan.

Baca Juga : Bermotokan Kita Bisa, Harus Bisa, Pasti Bisa, RSUD Pameungpeuk Garut : Terus  Maju Melayani Masyarakat

Surat dari Kepala Dinas Kesehatan itu, memantapkan dan menjadikan Rumah Sakit UNS secara resmi mendapatkan izin operasional, serta ditetapkan sebagai Rumah Sakit Umum Tipe C.

Baca Juga : Status Paripurna dari KARS, RS Yos Sudarso Padang: Fokus pada Peningkatan Pelayanan Pasien

Hal lainnya, seperti dikutip dari website rs.uns.ac.id, tujuan didirikan RS UNS ini. salah satunya dilatarbelakangi oleh Standar Nasional yang ditetapkan oleh Konsil Kedokteran Indonesia (KKI).

Terkait hal tersebut, RS UNS dapat menghasilkan lulusan dokter yang mampu mencapai kompetensi dan menguasai keterampilan standar, setiap institusi pendidikan dokter diwajibkan memiliki Rumah Sakit Pendidikan sebagai wahana untuk memberikan kualitas pendidikan yang baik, yang didukung oleh penelitian dengan tanpa mengabaikan pelayanan kesehatan yang berkualitas tinggi bagi masyarakat.

Karena berada dibawah naungan lembaga kampus pendidikan tinggi, Rumah Sakit UNS, adalah Unit Pelaksana Teknis Universitas Sebelas Maret (UNS) yang merupakan unsur pendukung tugas Rektor di bidang pelayanan kesehatan. Rumah Sakit UNS dipimpin oleh seorang Direktur yang bertanggung jawab kepada Rektor.

Pada tahap awal, Rumah Sakit UNS membuka layanan rawat inap dengan kapasitas 60 pasien, yang akan ditambah kapasitasnya seiring dengan ketersediaan sumber daya pendukung pelayanan. Sebanyak sepuluh poliklinik spesialis mulai beroperasi pada tahap ini. Selain itu, juga dibuka fasilitas Instalasi Gawat Darurat beserta Laboratorium yang buka selama 24 jam.

Baca juga :  Wujud Komitmen Kinerja, Rutan Poso Gelar Apel Deklarasi Janji Kinerja Tahun 2022

Apalagi, dengan tersedianya layanan-layanan tersebut, Rumah Sakit UNS diharapkan mampu memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat secara optimal. Untuk kedepannya, layanan-layanan tersebut akan dikembangkan secara kualitatif maupun kuantitatif sehingga mendukung terwujudnya visi dari Rumah Sakit UNS.

Masih dalam website bernama rs.uns.ac.id,  pada Selasa, 5 April 2022 Rumah Sakit UNS mendapatkan kehormatan dengan menerima kunjungan studi kaji jejaring nasional pelayanan jantung terpadu dan Poliklinik Eksekutif dari Rumah Sakit Umum Haji Medan.

Kunjungan studi ini,  dilakukan dalam rangka persiapan pengembangan Rumah Sakit Umum Haji Medan provinsi Sumatera Utara di Tahun 2022, khususnya tentang layanan jantung terpadu dan layanan Poliklinik Eksekutif.

RS UNS berkomitmen untuk terus melakukan transformasi digital dalam pelayanan kesehatan demi memberikan layanan prima yaitu kemudahan, kecepatan dan kepastian layanan kepada masyarakat.

Hal ini sejalan dengan program BPJS Kesehatan yang selalu berupaya menciptakan inovasi guna memberikan kemudahan akses layanan kepada peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) melalui implementasi antrean online di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dan Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL).

“Sampai dengan Januari 2022, dari 2.769 rumah sakit yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan, sebanyak 1.560 rumah sakit telah mengimplementasikan antrean online yang terkoneksi dengan Mobile JKN. Di wilayah Jawa Tengah dan DI Yogyakarta sendiri, dari 382 rumah sakit mitra BPJS Kesehatan, sudah 329 rumah sakit yang menerapkannya.”, tutur Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti.

Rumah Sakit Universitas Sebelas Maret (RS UNS) Surakarta hari ini, Kamis (6/1/2022) meresmikan Poliklinik Eksekutif termasuk didalamnya UNS Aesthetic Center. Acara diresmikan oleh Rektor Universitas Sebelas Maret, Prof. Dr. Jamal Wiwoho, S.H., M.Hum, didampingi oleh Direktur RS UNS, Prof. Dr. Hartono, dr., M.Si dan segenap Direksi. Poliklinik Eksekutif adalah layanan poliklinik spesialis dan subspesialis yang mengedepankan kenyamanan, kecepatan layanan tanpa antrean, dan service excellence.

Baca juga :  Dudung Abdurahman Jenderal Toleransi Tepat Pimpin Plt Gubernur Jakarta Pasca Anies Lengser  

Pada usianya yang kelima, tentu ini menjadi suatu langkah baru bagi Rumah Sakit UNS untuk terus berkontribusi dalam dunia kesehatan. Dengan sistem One Stop Service maka layanan informasi dan pendaftaran, pemeriksaan klinis, pemeriksaan penunjang, dan administrasi dapat dilayani di satu tempat.

Poliklinik Eksekutif melayani hampir semua layanan spesialisasi serta tersedia layanan subspesialisasi. Spesialisasi dan sub spesialisasi tersebut diantaranya Jantung dan Pembuluh Darah, Penyakit Dalam, Bedah Umum, Bedah Onkologi, Bedah Digestif, Obsgyn, Uroginekologi dan Rekonstruksi, Paru, Anak, Mata, Saraf, Kulit Kelamin, THT-KL, Urologi, Akupunktur Medis, dan sebagainya. Poliklinik Eksekutif juga menyelenggarakan layanan Medical Check-Up (MCU) dan Vaksin.

Yang jelas RS yang berada di kampung halaman Presiden Jokowi ini memberikan harapan baru bagi masyarakat sekitar Solo raya yang meliputi  5 kabupaten dan kota.

Dengan membawa slogan melayani masyarakat secara optimal, tanpa kecuali. Menjadikan RS UNS hadir memberi kesembuhan dan kesehatan bagi rakyat Indonesia.

(Kerjasama KARS dengan PT Media Nawacita Indonesia : Nawacitapost, dan Nawacita TV)