nawacitapost.com
nawacitapost.com

Jakarta, NAWACITAPOST.COM – Sensus penduduk online secara resmi telah ditutup. Setelah merampungkan sensus penduduk secara online, Badan Pusat Statistik (BPS) dijadwalkan akan menggelar secara manual atau offline pada 15 Mei – 30 Juni 2022.

Para petugas dari BPS Kabupaten/Kota akan mendatangi rumah warga untuk melakukan pencatatan atau sensus. BPS dalam portal resminya meminta masyarakat untuk mendukung dan terlibat dalam menyukseskan Sensus Penduduk 2020.

Secara teknis, sensus akan dilakukan secara luring alias rumah ke rumah (door to door). Dalam Sensus penduduk tersebut nantinya akan ada berbagai masukan mengenai statistik penduduk.

Tujuan adanya SP2020 ini untuk menyediakan parameter demografi serta karakteristik penduduk lainnya untuk perencanaan dan evaluasi pembangunan. Sementara itu, informasi yang dikumpulkan yaitu berupa karakteristik penduduk, perpindahan penduduk, pendidikan dan komunikasi, disabilitas, ketenagakerjaan, kelahiran, kematian, dan perumahan.

Ciri-ciri petugas BPS yang akan berkunjung tentunya punya ciri-ciri tertentu yaitu:

  1. Memakai tanda pengenal bertuliskan nama petugas dari BPS.
  2. Memakai rompi berwarna biru tua dengan logo BPS, Sensus Penduduk 2020 dengan tulisan “PETUGAS SENSUS” di punggung.
  3. Membawa surat tugas dari BPS Kabupaten/Kota setempat.
  4. Membawa tas punggung berwarna hitam dengan logo BPS dan Sensus Penduduk 2020.
Baca juga :  Negara mana saja yang pernah Memindahkan Ibu Kotanya?