Gibran dan AHY

Jakarta, NAWACITAPOST.COM – Agus Harimurti Ydhoyono kerap dipanggil AHY, adalah anak pertama Presiden RI-6, SBY. Sementara  Gibran Rakabuming Raka biasa disapa Gibran, merupakan anak pertama Presiden Jokowi.

Baca Juga : Mantan Anak Buah Ahok Akan Memperbaiki Jakarta Setelah Anies Lengser Oktober Tahun 2022

Bedanya AHY minta berhenti dari militer pada tahun 2016. Diperhelatan Pilkada Jakarta 2017, ikut menjadi Cagub, dan kalah. Ketika berlangsung Kongres V Partai Demokrat, kakak dari Ibas itu dipilih sebagai Ketua Umum (2020 – sekarang).

Namun, hasil kongres ke V itu, oleh para pendiri demokrat dinyatakan bermasalah. Jhon Alen Marbun dkk menggugatnya ke Pengadilan. Yang mengherankan, ketika ada masalah . Sang Ayah (SBY) menemaninya.

Kini AHY rajin road show ke berbagai tokoh dan partai untuk ditemuinya. Wapres RI ke- 10 dan ke 12, Jusuf Kalla dikunjunginya. Bertemu Ketua Umum Nasdem Surya Paloh (SP), tapi tak diantar pulang, hanya sampai ruang kerja SP, menjadi hiasan pemberitaan. Lalu, Bertemu Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto dikediamannya.

Pokoknya AHY semakin rajin berkunjung. Itu dilakukannya dalam kapasitas sebagai Ketua Umum Partai. Yang aroma dan muatan politiknya kental.

Berbeda dengan Gibran. Sebelum jadi Wali Kota Solo, ia sendiri bertemu Ketua Umum PDIP Megawati, tanpa didampingi sang ayah yang seorang Presiden. Bahkan, saat Gibran kampanye, Jokowi pun tak ikut mendampinginya.

Ketika diterpa masalah bertubi-tubi dari lawan politiknya, Jokowi tak turun gunung, apalagi ikut membelanya. Ayah dari Jan Ethes itu menyelesaikannya sendiri.

Yang jelas, AHY ikut Pilkada gagal, dan aroma ikut Pilpres 2024 sepertinya ngebet, sedangkan Gibran ikut Pilkada berhasil, dan dicapreskan di 2024 belum kepikiran.

Baca juga :  Ditengah Pandemi Corona, Jokowi melantik 3 Pejabat Baru Hari ini di Istana Negara