Kiri ke kanan : Rocky Gerung dan adiknya yang calon rektor Unsrat. Kolase.

Jakarta, NAWACITAPOST.COM – Satu dari tiga calon rektor Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado periode 2022 – 2026, yaitu  adik kandung Rocky Gerung, Grevo Gerung. Grevo merupakan lulusan S1 Pertanian Unsrat, S2 dan S3 di Jepang. Jadi, soal akademis tak perlu diragukan lagi.

Baca Juga : Ade Armando Dikeroyok, Rocky Gerung Si Dungu Diam, Kenapa?

Permasalahannya hanya ada pada kakaknya Grevo, Rocky Gerung. Sejak Jokowi terpilih dan ditetapkan sebagai Presiden untuk periode pertama juga kedua. Rocky selalu membuat pernyataan yang merongrong pemerintahan Jokowi.

Bermain kata dan kalimat secara filsafat kerap dengan dimainkannya, dalam ajang diskusi dan talk show diberbagai media TV, dan media lainnya.

Namun, solusi yang ia tawarkan tak pernah nyambung, bahkan cenderung absurd.

Rocky gencar mengkritiknya. Kesalahan yang sepele pun, bisa ia tarik sebagai kesalahan pihak istana (presiden Jokowi).

Bahkan Jokowi bicara betul pun, ia bisa salahkan dengan kalimat yang selalu muter-muter. Itu menurut pendapat orang awam.

Tak terbayang, jika Jokowi salah mengucap kata dan kalimat. Dipastikan, Rocky akan menyerang Presiden RI ke-7. dengan argumen-arugmen yang belum tentu ada benarnya.

Kini adik kandungnya sudah ditetapkan sebagai calon rektor, dan 3 nama itu akan diserahkan kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem.

Menteri Nadiem hanya mengesahkan tiga (3) nama calon rektor Unsrat yang dikirim senat Unsrat, melalui panitia pemilihan rektor.

Setelah dikembalikan 3 nama dari kementerian pendidikan dan kebuayaan, ke pihak senat Unsrat. Senat Unsrat akan melakukan pemilihan untuk 3 nama tersebut. Suara terbanyak akan ditetapkan sebagai rektor Unsrat terpilih. Itu aturan mainnya yang ditetapkan menurut peraturan perundang-undangan pemilihan orang nomor satu Universitas.

Baca juga :  Gibran Akan mendaftar Calon Walkot Solo di Kantor DPD PDIP Jateng

Bila nanti dalam pemioihan, adiknya Rocky tak terpilih jadi rektor. Karena, mungkin belum layak sebagai rektor. Maka dipastikan, Rocky orang pertama yang menyalahkan istana turut campur dalam pemilihan rektor.

Padahal, menteri Nadiem, dan Presiden Jokowi hanya memantau jalannya pemilihan. Semua dan segala sesuatunya diserahkan kepada senat unsrat yang menentukan pilihannya satu dari tiga nama tersebut, dan diakahir Juni 2022. Nama rektor Unsrat pasti ada.