Jakarta, NAWACITAPOST.COM - Kebebasan Angelina Sondakh biasa disapa Angie dari penjara, pada Kamis 3 Maret 2022. Seakan menjadi pertanda dan sinyal buruk bagi keluarga Cikeas.
Baca Juga : Angelina Sondakh Menangis, SBY Cuek
Wawancara ekslusif bersama Rosiana Silalahi di Kompas TV, Jumat 1 April 2022 menjadi bukti, bahwa pesan Angie itu dibaca publik. Kekhawatiran ini terus menghinggapi penghuni Cikeas yang pernah jadi penguasa Indonesia selama 10 tahun.
Padahal apa yang dinyatakan Angie kepada Kompas TV, itu ibaratnya pembuka saja atau dengan kata lain, apa yang dikatakan anak dari mantan Rektor Unsrat, Lucky Sondakh itu hanya mengumpan. Itu saja, sudah membuat Keluarga Cikeas gelisah tak karuan.
Padahal yang sebenarnya bisa kejang-kejang. Keluarnya mantan Ketua umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum dari penjara Lapas Sukamiskin, tahun 2022 ini.
Anas bisa melakukan smash ke segala arah. Bukan hanya keluarga Cikeas tenggelam, mungkin juga partai yang dipimpin anaknya akan meredup di pilpres 2024. Julukan yang melekat dulu sebagai partai yang didatangi dan membuat aroma harum, sirna atau akan menjadi partai mendatangi (‘mengemis’), serta bau menyengatnya tak enak untuk dihirup.
Tepat Angie mengumpan, Anas yang smash. Keluarga Cikeas, selain kemungkinan ada yang masuk, juga membuat guncangannya membesar.