Jakarta, NAWACITAPOST – Setelah mendapat dukungan dari DPR.Dibuktikan dengan keluarnya UU Ibu kota baru bernama Nusantara di Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur. Kini dukungan mengalir penuh dari 34 Gubernur seluruh Indonesia.
Baca Juga : Kelompok 212 Jualan Minyak Goreng Setelah Ikut Menimbun
Dukungan para Gubernur itu. Salah satunya melalui acara prosesi, berupa pengumpulan tanah dan air yang diambil dari masing-masing provinsi, dan diserahkan ke Presiden Jokowi untuk kemudian disatukan di titik nol, Penajam Paser Utara. Sebagai simbol kesatuan dan kekuatan.
Seperti dilakukan Gubernur Ganjar Pranowo mengumpulkan tanah dan air dari seluruh kabupaten dan Kota se Jawa Tengah.
Hal yang sama juga dilakukan Gubernur Ridwan Kamil. Tanah dan air dari Kabupaten dan Kota se Jawa Barat dikumpulkan menjadi satu, lalu di bawa ke Ibu kota baru dan disatukan.
Gubernur Anies Baswedan melakukan hal sama dengan Ganjar Pranowo dan Ridwan Kamil. Namun, tanah dan airnya diambil dari kampung Aquarium, Jakarta Pusat. Katanya tanah dan air ini adalah korban gusuran semasa pemerintahan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.
Setelah dari IKN, hanya beberapa hari di Jakarta. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yang dipecat di tengah jalan ini, malah nonton MotoGP. Tidak salah, tetapi kurang tepat saja, Malah, ia menganjurkan dan menyukseskan kegiatan balap MotoGP.
Bahkan bila ditelusuri secara seksama, bahwa kehadiranb Anies Baswedan pada peresmian Ibu Kota Nusantara (IKN), dan menonton langsung gelaran MotoGP adalah tamparan keras bagi dirinya.
Mungkin, Anies tak mau disalahkan. Ketika ajang formula E yang bakal dihelat Juni 2022 di Ancol diduga bakal tak jadi, Anies bisa cuci tangan dan tak mau disalahkan.
Ya, begitulah prestasi Gubernur Anies. Hanya bisa berceloteh dengan merangkai kata demi kata.