Jakarta, NAWACITAPOST – Penyelenggaraan Formula E yang akan diselenggarakan di Jakarta dilaporkan gagal pada website resmi Jakpro selaku tender penyelenggaraan event balap tersebut. Padahal waktu event ini sudah mendekati waktu, akan digelar pada bulan April, namun belum ada sponsor yang terdaftar.

Melalui cuitan pada akun pribadinya, juru bicara Partai Solidaritas Indonesia Sigit Widodo mempertanyakan keberlanjutan Formula E ini. “Kenapa pembangunan lintasan Formula E gagal tender, Pak @aniesbaswedan? Bukankah kegiatannya tinggal empat bulan lagi?”, Senin, (24/01/2022).

Seperti diketahui event besar seperti ini tidak membutuhkan dana yang sedikit. Dana yang digunakan melalui APBD DKI Jakarta, “Uang rakyat Rp 560 miliar bagaimana nasibnya?”, lanjutnya.

Sampai saat ini belum ada kabar resmi dari pemerintah DKI Jakarta terkait event balap kelas internasional tersebut. Apakah akan berlanjut atau dana yang sudah masuk akan lenyap ditelan bumi?

Postingan Sigit Widodo seraya dibanjiri berbagai komentar. Nawacita Post merangkum komentar netizen Indonesia.

Cuitan Zul @rebon_alus berkomentar, “Mohon bersabar. Anis sedang memikirkan alasan dan istilah baru. Kambing hitam sedang dipersiapkan. (Sleepy faceSleepy) (faceSleepy face)”.

Netizen menduga uang penyelenggaraan event Formula E dipersiapkan untuk pencalonan Anies sebagai kontestan pilpres 2024.

“Tujuan Anies nyalon jadi presiden 2024 itu aslinya agar bisa menggerakkan TNI utk nantinya nagih duit 560M tsb ke penyelenggara formula E,” ujar akun @rizieqdivist

“Kan jelas tujuannya. Biar penunjukan langsung tanpa melalui tender, jadi bisa lebih nyaman bermain”, kata akun @bmatana1.

YouTube player
Baca juga :  Resmikan Gedung DMI, Presiden Jokowi Ingin Mebangun SDM yang Unggul dan Berakhlak