Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf bersama rombongan berfoto bersama Menkumham Yasonna H Laoly saat mendaftarkan susunan PBNU masa khidmat 2022-2027. Jumat (21/1/2021) sore. Foto /IST

Jakarta, NAWACITAPOST.COM –  Maksud dan  tujuan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama ( PBNU ) KH Yahya Cholil Staquf biasa disapa Gus Yahya mendatangi Kementerian Hukum dan HAM ( Kemenkumham ), Jumat (21/1/2021) sore.

Baca Juga : Pengamat Politik : Gus Yahya Sebagai Ketum PBNU Harus Bebas dari Kepentingan Politik Praktis

Selain melaporkan hasil Muktamar NU ke-34, sekaligus mendaftarkan Susunan PBNU Masa Khidmat 2022-2027. Supaya legal standing berupa surat penetapan kepengurusan PBNU diharapkan segera ditetapkan oleh Kemenkumham sebelum pelantikan pengurus PBNU periode 2022 -2027 di Kaltim.

Dilaporkan juga oleh Gus Yahya bahwa kepengurusan PBNU kali ini merangkul berbagai pihak, ada tiga (3) Srikandi yang menjabat di PBNU : Shinta Nur Wahid (istri almarhum Presiden RI ke-4 Gus Dur), Khofifah Indah Parawansa (Gubernur Jatim) dan Alisa Wahid.

Sementara Menkumham Yasona Laoly didampingi Direktur Jenderal Administrasi Hukum Umum (Dirjen AHU) Cahyo R. Muzhar. “Kedatangan Gus Yahya ini suatu kehormatan luar biasa bagi saya dan bagi Kemenkumham,” katanya. Dalam kesempatan itu, Yasonna menyampaikan selamat atas terpilihnya Gus Yahya sebagai Ketua Umum PBNU. “Saya sangat mengapresiasi karena pelaksanaan muktamar kali ini berlangsung dengan mulus, sejuk, dan tanpa gejolak,” katanya seperti dikutip Sindonews, Jumat (21/1/2022).

Gus Yahya datang ke Kemenkumham didampingi pengurus inti PBNU. Di antaranya Sekjen Saifullah Yusuf (Gus Ipul), Wakil Ketua Umum Nusron Wahid, Ketua Amin Said Husni, Wakil Sekjen Abdul Qodir, dan Wakil Sekjen Sulaiman.

kata Gus Yahya. Kepada Yasonna, Gus Yahya juga menceritakan bahwa susunan kepengurusan PBNU baru kali ini merangkul berbagai pihak. Tokoh-tokoh perempuan juga dimasukkan dalam kepengurusan inti PBNU.

 

Baca juga :  Wali Kota Tangerang Ajak Masyarakat jaga Kebersihan