Ubedilah Badrun, Gibran dan Kaesang.Kolase

Jakarta, NAWACITAPOST.COM – Profesinya pengamat politik dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ). Entah dapat info dari mana, Ubedilah Badrun melaporkan kedua putera Presiden Jokowi. Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangerap ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Baca Juga : LBP Akui Gibran Agresif dan  Cepat Tangani Persoalan  

Langkah Ubedilah ini, kemungkinan tidak berdiri sendiri. Ada sederet nama yang berada dibarisannya. Jelas mereka itu anti Presiden Jokowi.

Mereka itu kemungkinan para pejabat yang dipecat Jokowi, keluarga cendana, eks kelompok ormas intoleren dan radikal.

Sebelumnya, berbagai cara telah dilakukan untuk menjatuhkan presiden Jokowi. Kelompok Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) yang dimotori Gatot Nurmantyo, Din Syamsuddin, dan Amien Rais, tak berhasil melakukan hal kearah itu.

Lewat Rizieq Shihab, Munarman  dan Bahar Bin Smith. Ketiganya diduga anti toleran dan cenderung radikal pun, bernasib sama. Malah mereka itu, kini berada di penjara, karena perbuatannya.

Keluarga cendana yang dimotori Tommy Soeharto mencoba melakukan perlawanan ke Presiden Jokowi. Yang terjadi, sejumlah aset yang dulu diambil dengan cara tidak patut, diambil negara. TMII, tanah puluhan bahkan ratusan hektar diambil negara. Bahkan Tomy, Bambang dan Tutut sedang ditagih negara, karena belum melunasi kewajibannya membayar hutang ke negara.

Kini dicoba oleh Ubedilah yang katanya aktivis 98. Sasaran utamanya tetap ke Jokowi. Tetapi Ubedilah menyasar dulu kepada dua putera Presiden Jokowi tersebut.

Sementara Gibran yang dilaporkan Ubedilah menyatakan. Siap dipanggil KPK, hal sama juga dinyatakan oleh Kaesang.

Terkait hal itu, Ruhut Sitompul, mengultimatum Ubedilah, jika laporannya, tidak benar, makai Ubedilah bisa dihukum 7 tahun.

Kemduan Direktur Rumah Politik Fernando EMaS, KPK harus pro aktif terkait hal ini. Diterima dan dipelajari laporannya Ubedilah, jika benar lakukan sesuai yang ada di KPK. Namun, jika laporan Ubedilah tidak benar, KPK juga harus berani melakukan hal sama. Dan, konsekuensinya, Ubedilah bisa dihukum.

Baca juga :  Sandiaga Foto Bareng Pendukung Jokowi di Bali

Bahkan netizen  menganggap bahwa laporan Ubedilah ini sepertinya ada unsur pembunuhan karakter dan motif tidak suka dan pesanan dari kelompok yangh anti Jokowi.