Arief mengaku gaya politik Giring tidak masalah karena yang terpenting dapat didengar oleh kalangan muda.
“Ya sah-sah saja Giring bergaya politik rock and roll, yang mana pesannya diperkirakan bisa disukai oleh pendengar dari berbagai kalangan dan juga ras untuk tarik suara jelang pemilu 2024,” kata Arief kepada Nawacitapost.com, Senin (27/12/2021).
Dia menambahkan gaya politik rock and roll yang sedang dimainkan Giring karena karena dekat dengan penguasa.
“Tidak lain karena adanya kedekatan dengan kekuasaan saat ini, beda kalau jadi oposisi mungkin bisa main politik keroncong,” ujar Arief.
Seperti diketahui, Ketum PSI Giring menyinggung sosok pembohong di hadapan Presiden Jokowi Widodo.
Dalam pembukaan acara puncak hari ulang tahun ke -7 PSI. Dia menye butkan sosok tersebut tidak layak menggantikan Presiden Jokowi
Dia mengatakan sosok tersebut tidak layak menggantikan Presiden Jokowi.
Menurut Giring, kemajuan Indonesia akan terancam jika yang menggantikan Jokowi adalah sosok yang kerap menggunakan isu SARA dan menghalalkan segala cara untuk menang.