ilustrasi isu SARA

Jakarta, NAWACITAPOST– Pengamat Politik dari Universitas Al-Azhar, Ujang Komaruddin, mengatakan bahwa isu SARA menjelang Pemilu 2024 akan tetap terjadi.

Ujang mengungkapkan, dalam pemilihan legislatif (pileg)  maupun pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 akan muncul fenomena

Baca Juga : https://nawacitapost.com/hukum/2021/12/21/menkuham-yassona-berharap-bumdes-jadi-pemicu-lahirnya-badan-usaha-di-desa/

“Setiap capres dan capres. Siapapun dia akan diserang oleh lawan politik masing-masing. Dengan isu apapun yang bisa untuk mendegradasi sang capres atau cawapres tersebut. Itu fenomena umum yang muncul disetiap akan menghadapi kontestasi politik.”kata Ujang kepada Nawacitapost,Selasa (21/12/2021).

Ujang mengungkapkan, semua isu negatif akan dimunculkan dan isu SARA salah satunya.

“Dalam politik kita. Secara sederhana ada dua strategi yang dilakukan oleh capres dan cawapres. Pertama, membangun pencitraan. Kedua, membusuk-busuki lawan,” tegsnya.

Baca juga :  BPUM Salah Sasaran, Heri Gunawan : Harus Dibenahi Lagi