Baca Juga : Netizen : Arya Sinulingga Staff Khusus Rasa Menteri BUMN
Pidoto Ahok itu rupanya menjadi amunisi bagi kalangan yang sejak awal sudah menolaknya.
Membuatnya ia harus berurusan dengan hukum. Sejak awal ditetapkan tersangka oleh pihak kepolisian dan didemo berjilid-jilid (411 dan 212). Ahok tetap menghormati dan menghadapinya dengan ksatria. Artinya tak menghindar dari jeratan hukum yang berbau desakan massa tersebut.
Di depan pengadilan sebelum ditetapkan sebagai terdakwa pada 9 Mei 2017. Dengan dakwaaan penistaan agama. Ahok berkata dalam ruang sidang yang mulia itu. “Percayalah, sebagai penutup, kalau Anda menzalimi saya, yang Anda lawan adalah Tuhan yang Mahakuasa, Maha Esa. Saya akan buktikan satu per satu dipermalukan. Terima kasih.
Entah kebetulan atau tidak. Ucapan itu terbukti benar. Mulai dari Teungku Zulkarnain, Ustad Arifin Ilham, Maher dan Abraham Lunggana alias Haji Lulung telah dipanggil Tuhan. Sementara yang sudah dipanggil polisi kini mendekam dipenjara. Rizieq Shihab dan Munarman.
Sementara Amien Rais, Abdul Somad termasuk barisan yang anti Ahok. Apakah mereka dua itu akan dipanggil. Tidak ada yang bisa menjawabnya.
Terkait ucapan Ahok di pengadilan. Pengamat politik yang juga tukang survei politik Yunarto Wijaya membantah bahwa ucapan Ahok itu tidak ada kaitannya dengan Haji Lulung dan yang sebelumnya.