Kamis, 4 Juni 2026

Pengamat Politik : Jangan Hancurkan MUI demi Kepentingan Politik Sesaat

Photo Author
Agus Irawan, Nawacita Post
- Rabu, 15 Desember 2021 | 11:53 WIB
Jakarta,NAWACITAPOST.COM- Pernyataan wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas pada acara Kongres Ekonomi Umat Islam II MUI Jumat (10/12/2021) masih terus menjadi polemik di publik.

Pengamat politik dari Universitas Al-Azhar, Ujang Komaruddin menilai bahwa MUI tidak akan bisa bebas dari politik. Karena para ulama juga memiliki hak untuk berpolitik.

“Tak mungkin MUI bebas dari politik. Karena ulama juga berhak untuk berpolitik. Buktinya Ma'ruf Amien, waktu itu ketum MUI jadi cawapres, dan kini jadi capres,” kata Ujang kepada Nawacitapost.com, Rabu (15/12/2021).

Terkait sikap Anwar Abbas yang melakukan kritik ke Presiden Jokowi. Ujang menyebut bahwa itu mungkin secara pribadi yang kritis, dan banyak tidak disukai oleh yang dikritiknya.

Apakah MUI akan menindak atau tidak. Kita lihat saja langkah MUI kedepan.

“Mestinya kepentingan politik di MUI bisa dikontrol publik,” kata Ujang.

Menurut dia, MUI mesti kembangkan politik yang berkebudayaan membangun peradaban.

“Bukan politik sesaat untuk kepentingan orang tertentu. Kedepankan kepentingan ummat, bangsa, dan negara,” tegasnya.

BACA JUGA : https://nawacitapost.com/nasional/2021/12/15/mencoreng-mui-ferdinand-bicara-tak-faktual-dihadapan-presiden-jokowi-anwar-abbas-sebaiknya-minta-maaf/

Editor: Agus Irawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

Musancab PDIP, Target Kembalikan 15 Kursi Dewan

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:39 WIB