Kamis, 4 Juni 2026

Kisah Guru Katolik John Lobi yang Bantu Bangun Masjid di Mojokerto

Photo Author
Reski kurnia, Nawacita Post
- Senin, 22 November 2021 | 15:52 WIB
Jakarta, NAWACITAPOST - Sebagai seorang pemeluk agama Katolik, saya tak pernah membayangkan akan menjadi bagian Panitia Pembangunan Masjid. Tapi jalan kehidupan, nyatanya membuat saya terlibat dalam pembangunan Masjid Sirathal Mustaqim, yang terletak di RW 13, Desa Japan, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto pada Juli 2018.

Pengalaman ini berawal dari tugas saya selaku Ketua Rukun Tetangga (RT) 07/RW 13, Desa Japan.  Di desa ini, saya yang terlahir dengan nama Yohanes Donbosco Lobo  biasa disapa dengan John Lobo. Warga RT 07 telah memilih saya sebagai Ketua RT sejak 2018. Sebagai Ketua RT, maka tak heran kalau saya kerap hadir dalam Rapat Rukun Warga (RW).

Saya juga sering terlibat dalam berbagai kegiatan pemerintahan baik di tingkat RW maupun desa, seperti kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrengbangdes). Mulai dari sosialisasi berbagai kebijakan daerah, cara penanganan masalah sampah, pembangunan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), hingga pembangunan masjid.

Pengalaman yang terakhir ini, tak akan saya lupakan. Ini sangat berkesan bagi saya yang sehari-hari berdinas sebagai Guru Agama Katolik di SMA Negeri 2 Kota Mojokerto. Di Desa Japan ini, saya betul-betul  merasakan bagaimana kehidupan masyarakat yang sangat inklusif.

Baca Juga : Evaluasi Rutin Bulanan, Lapas Tenggarong Menuju Back To Basic Pemasyarakatan


Saat saya dipercaya menjadi Ketua RT, jumlah warganya sekitar 234 jiwa dari 78 Kepala Keluarga. Dari jumlah itu, keluarga saya, satu-satunya yang beragama Katolik.Meski menjadi satu-satunya keluarga Katolik, saya pegang prinsip inklusif dalam pergaulan, terlibat aktif dalam kehidupan bersama, dan menjunjung tinggi budaya setempat.

Panitia Pembangunan Masjid

Pada 18 Agustus 2021, dalam sebuah rapat rutin, dibicarakan masalah pembangunan masjid di lingkungan fasilitas umum (Fasum) RW 13 Japan Asri-Pitaloka. Dalam rapat itu dibahas pula pembentukan panitia pembangunan masjid. Sebagai salah satu Ketua RT, saya dilibatkan dalam panitia. Saya dipercaya dalam panitia sebagai seksi  hubungan masyarakat (Humas).

Tugas saya mengumpulkan dukungan persetujuan warga terkait keberadaan Fasum yang akan dipakai dalam pembangunan rumah ibadah masjid dan membangun komunikasi dengan berbagai pihak perihal proses hingga selesainya pembangunan masjid.

Simak informasi menarik lainnya di Youtube NAWACITA TV 


https://youtube.com/c/NAWACITATV

Editor: Reski kurnia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini