Jakarta, NAWACITAPOSTMenteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengharapkan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) bisa bekerja maksimal membantu program pemerintah. Dirinya menginginkan TP-PKK, baik di tingkat pusat, provinsi, maupun kabupaten/kota dapat menggerakkan mesin atau sumber daya yang dimiliki organisasi.

Baca juga: Gebyar Akhir Tahun ! Nawacita TV Gelar Kontes Berhadiah Jutaan Rupiah

Mendagri menjelaskan, PKK merupakan elemen yang mampu bekerja menjangkau keluarga sebagai komunitas terkecil dalam sistem kemasyarakatan. Peran itu tidak dimiliki oleh sistem pemerintahan Indonesia yang hanya menyentuh hingga Rukun Tetangga (RT). “Tidak ada sistem pemerintahan keluarga, tidak ada, jadi yang menyentuh sampai keluarga itu adalah PKK,” ujar Mendagri pada Pelantikan Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Selatan di Sasana Bhakti Praja Gedung C Kemendagri, Jakarta Pusat, Selasa (26/10/2021).

Karena itu, lanjut Mendagri, PKK merupakan mesin besar untuk memberdayakan keluarga agar sejahtera sesuai dengan spirit dan filosofi dibentuknya organisasi tersebut. Terlebih, saat ini masih banyak keluarga yang belum sejahtera, bahkan tingkat kemiskinannya esktrem karena ketiadaan akses terhadap pangan yang cukup, pendidikan yang memadai, dan sebagainya.

Simak berita lainnya di Tiktok NAWACITA

Dengan kapasitas yang dimiliki PKK, Mendagri meminta agar organisasi tersebut dapat terus bergerak dan memberikan banyak manfaat. Terlebih, Mendagri mengaku mendapat pesan dari Presiden Joko Widodo agar PKK betul-betul bisa bergerak. “Beliau ingin agar mesin ini bergeraknya bergerak cepat, bukan diam di tempat,” terang Mendagri.

Selain itu, Mendagri menekankan agar PKK tidak sekadar melaksanakan pekerjaan secara rutin. Dia juga tidak ingin kegiatan pelantikan tersebut hanya dimaknai sebagai acara seremonial belaka. Namun, pesan Mendagri, kegiatan itu harus menjadi momen membangkitkan kembali sumber daya yang dimiliki PKK agar bisa bekerja maksimal.

Baca juga :  Dirjen Dukcapil Perintahkan Disdukcapil Jateng Ganti Dokumen Kependudukan Korban Banjir

NAWACITA TV: PENOLAKAN PEMUDA BATAK BERSATU DI KALIMANTAN

YouTube player

(Kornelius Wau)