Yusril Sebut Demokrat Kubu AHY Hitler

0
235

Jakarta, NAWACITAPOST– Partai Demokrat bersama kuasa hukum mendatangi kantor Kemenkumham untuk memberikan sejumlah bukti peguat atas uji materii AD/ART yang diajukan kubu KLB Moeldoko di Mahkamah Agung (MA).

Pengcara mantan kader Demokrat yang berpekara di MA, Yusril Ihza Mahendra, mengaku heran dengan langkah Partai Demokrat kubu Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) tersebut.

Yusril tersenyum karena menurutnya semua orang tahu uji materi diajukan ke Mahkamah Agung, bukan ke Kemenkumham,” Apa sekarang badan yudikatif sudah bergeser ke Kemenkumham, ya,” kata Yusril , Minggu (17/10/2021).

Mantan Mensegneg era SBY ini menegaskan segala urusan pengadilan telah diserahkan ke MA pada 2004 dan itu terjadi ketika dia jadi Menkuham.

Sementara itu, dokumen yang diserahkan pengacara dan petinggi Partai Demokrat ke Kemenkumham itu terdiri atas tanggapan atas permohonan JR yang diajukan empat anggota PD yang dipecat melalui Yusril.

Selain itu, diserahkan alat bukti serta keterangan ahli lima orang ahli hukum. Hal yang jua mengherankan dirinya. Kata Ysuril , adalah diserahkan pencabutan surat kuasa hak uji materi dari satu permohonan.

“Lho, memangnya mereka pengacara Pemohon?,” kata dia.

Yusril mengatakan, normalnya pemberi kuasa mencabut surat kuasa kepada pengacara yang diberi kuasa, bukan pengacara pihak lawan dalam perkara. Pengacara pemohon itulah yang menyerahkan dan memberi tahu pengadilan bahwa ada pemohonan yang menyebut kuasanya.

“Saya sendiri sebagai penerima kuasa belum menerima pencabutan kuasa itu,” kata Yusril.

Bahkan keberadaan surat pencabutan surat kuasa ada di tangan pengacara dan petinggi Partai Demokrat disebutnya justru menimbulkan kecurigaan .” Jangan-jangan arwah Hitler yang suruh cabut surat kuasa itu,” kata dia.

 

BACA JUGA : https://nawacitapost.com/nasional/2021/10/12/dituding-sebagai-hitler-yusril-ihza-mahendra-saya-bebas-membela-siapapun-kubu-ahy-jangan-panik

Yusril menilai pengacara dan petinggi Partai Demokrat seperti tidak tahu harus berbuat apa menghadapi JR ke Mahkamah Agung ini. Sedangkan itu, Menkumham adalah pihak termohon dalam perkara ini.
“Sebagai advokat yang sudah lama malang melintang di dunia peradilan, baru kali ini saya ,menyaksikan ada advokat ramai-ramai datang menyerahkan jawaban, alat bukti, dan keterangan ahli kepada termohon,” ujarnya.

Yusril mengaku bahwa setiap orang atau badan hukum , asal dia punya kedudukan hukum atau legal standing bisa menguji peraturan apa saja yang mereka mau.