Jumat, 5 Juni 2026

Ideologi Hitler Tercermin didalam AD ART Partai Demokrat Tahun 2020

Photo Author
Ronaldy, Nawacita Post
- Rabu, 13 Oktober 2021 | 14:46 WIB
Tanggapan terhadap Benny K Harman tentang Totaliter Hitler

Jakarta, NAWACITAPOST -  Benny K Harman menyebut Yusril menggunakan cara berpikir totaliter Hitler dalam hal Judicial Review AD ART di Mahkamah Agung. Jika kita dalami cara berpikir totaliter, maka sesungguhnya, totaliter itu adalah ideologi Hitler yang diterapkan didalam Partai NAZI dan kemudian diterapkan pula di Pemerintahan Jerman ketika Hitler berkuasa. Ideologi Hitler itu adalah totaliter dan autokrasi atau otokrasi, demikian pernyataan pers Muhammad Rahmad  Jurubicara Partai Demokrat KLB Deli Serdang kepada nawacitapost.com, Rabu (13/10/2021).

Baca Juga : Gebyar Akhir Tahun ! Nawacita TV Gelar Kontes Berhadiah Jutaan Rupiah


Totaliter atau totaliterisme adalah paham atau konsep sistem politik yang menghalangi adanya oposisi, yang menghalangi adanya pertentangan atau yang menghalangi adanya  perbedaan. Totaliter sering dianggap sebagai bentuk kekuasaan otoriter yang paling ekstrem.

Simak berita lainnya di Youtube NAWACITA TV


Dalam pemahaman atau konsep sistem politik totaliter, kekuasaan politik dipegang oleh seorang otokrat atau seorang diktator. Sehingga autokrasi itu diterjemahkan dengan kekuasaan politik yang dipegang oleh satu orang atau diktator.

Baca Juga : Ketua DPD HIMNI Kalbar Veronika Aguslina Manao : Pengurus DPC Sanggau Teruslah Bekerja Demi Kemajuan dan Konsolidasi Masyarakat  Nias 



Apa yang disebut Benny K Harman tentang cara berpikir totaliter yang mirip Hitler, maka sesungguhnya, cara berpikir mirip Hitler yang totaliter dan otokrasi itu tercermin didalam  AD ART Partai Demokrat Tahun 2020.
Didalam AD ART Partai Demokrat Tahun 2020, paham totaliter sangat kental. Paham totaliter itu pula yang diamalkan AHY didalam Partai Demokrat sehingga perbedaan pendapat dianggap barang haram. Kader yang berseberangan dipecat dan tidak ada ruang untuk adanya perbedaan pendapat. KLB dianggap barang ilegal walaupun KLB itu dibenarkan oleh Undang-undang.

Didalam  AD ART Partai Demokrat Tahun 2020 itu pula, kekuasaan politik dipegang oleh satu orang (otokrasi), yaitu SBY sebagai Ketua Majelis Tinggi.

Jadi, bila kita bicara ideologi Hitler yang totaliter dan otokrasi, maka ideologi Hitler itu tercermin didalam AD ART Partai Demokrat Tahun 2020.

Ideologi Hitler tentang Totaliter dan Otokrasi ini anti ideologi Pancasila. Oleh karena itu, ideologi Hitler harus dibumi hanguskan di Indonesia. Ini bukan soal kekuasan politik KLB Deli Serdang atau soal kekuasan politik SBY AHY semata, tapi ini adalah soal masa depan bangsa Indonesia.

Jerman berubah 180 derajat ketika ideologi Hitler dalam Partai Politik NAZI menguasai sistem pemerintahan Jerman. Bayangkan jika partai politik yang memiliki pemahaman yang mirip ideologi Hitler itu berkuasa di Indonesia. Ideologi Pancasila akan terancam.

Partai Demokrat tahun 2001 sd 2014, tidak memiliki AD ART yang totaliter dan otokrasi, atau tidak mirip dengan ideologi Hitler. Ideologi Hitler itu baru tercermin didalam AD ART Partai Demokrat tahun 2020.

Oleh sebab itu, kami mendukung Benny K Harman untuk memusnahkan cara berpikir totaliter Hitlerian yang tercermin  didalam AD ART Partai Demokrat. Orang yang keberatan dengan dimusnahkannya AD ART Partai Demokrat Tahun 2020, sama artinya dengan orang yang ingin mempertahankan ideologi Hitler didalam sistem kepartaian atau yang ingin mempertahankan ideologi Hitler didalam Partai Demokrat.

 

Editor: Ronaldy

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

Musancab PDIP, Target Kembalikan 15 Kursi Dewan

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:39 WIB