Kamis, 4 Juni 2026

Waspada! FPI Baru Bersatu Dengan Parpol Oposisi Membangun Kekuatan Politik di Pemilu 2024

Photo Author
Agus Irawan, Nawacita Post
- Rabu, 6 Oktober 2021 | 10:54 WIB
Jakarta, NAWACITAPOST- Pemerintah secara resmi pada 30 Desember 2020 memutuskan untuk melarang semua kegiatan apapun terkait Front Pembela Islam (FPI) . Namun pasca dibubarkannya ormas Islam tersebut, muncul adanya FPI baru bernama Front Persaudaraan Islam (FPI) yang sudah dideklarasikan diri.

 

Politisi Ferdinand Hutahean mengatakan, meskipun FPI baru belum menunjukkan kegiatannya, namun ormas ini harus diperhatikan secara utuh pergerakannya.

Ferdinand mengaku bahwa kebangkitan FPI baru ini sama dengan FPI yang telah dibubarkan oleh pemerintah. Sebab semua pengurus diisi dengan para tokoh-tokoh yang berada di FPI lama.

“FPI baru ini sama saja orangnya, jadi tidak ada bedanya, yang harus diperhatikan kegiatannya, jangan sampai membuat gaduh negara,” kata Ferdinand Hutahean, kepada NAWACITAPOST, Rabu (6/10/2021).

Selain itu, kata dia, dengan munculnya FPI baru ini akan merusak demokrasi yang dimana menggunakan kekuatan politik identitas dengan membalut politik dengan agama.

“Tindakan mereka yang menggunakan politik indentitas dan membalut politik dengan agama, serta menyebarkan informasi hoax atau tidak benar, “ kata dia.

Menurut dia, mereka juga memanfaatkan atau memperalat agama dengan kekerasan politik .

Tak hanya itu, FPI baru akan Bersatu bersama parpol oposisi untuk membangun kekuatan politik di pemilu 2024.

“Maka harus diwaspadai Gerakan FPI baru yang Bersatu membangun kekuatan politik di pemilu 2024,” ujarnya.

Bahkan, FPI baru akan mencari dukungan untuk bisa masuk ke dalam dunia politik melalui parpol.

Mantan politisi Demokrat ini menduga FPI baru ini akan menggunakan semua kegiatan politiknya dengan dalil agama.

Diketahui, Front Persaudaraan Islam yang dideklasikan itu masih diisi dengan para pengurus lama,

Seperti mantan FPI Banten, Ahmad Qurthubi Jaelani terpilih sebagai Ketum Front Pesaudaraan islam dalam musyawarah para anggota.

Kemudian, mantan Ketum FPI, Ahmad Shabri Lubis menjabat sebagai penasihat Front Pembela Islam.

Namun, Habib Rizieq tidak dapat jabatan FPI yang baru iru.
Pergerakan FPI dinilai cukup cepat, sebab, pada pertengahan Agustus 2021. Front Persaudaraan Islam telah meluncurkan logo baru. Namun asas kebangsaan organisasi adalah Pancasila.

 

Editor: Agus Irawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

Musancab PDIP, Target Kembalikan 15 Kursi Dewan

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:39 WIB