Papua, NAWACITAPOST – Dalam Rangka membangun sinergitas lintas Agama dalam meningkatkan Layanan Hukum dan HAM pada Tempat Ibadah dan Tokoh Adat di Papua Khususnya Kota Jayapura, Hari ini,Kamis (30/09/2021) Kakanwil Kemenkumham Papua, Anthonius M.Ayorbaba bertemu Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Provinsi Papua I Komang A. Wardana, SH, MM. Pertemuan tersebut berlangsung hangat dengan membahas proyek perubahan kakanwil dengan judul yang di usung Peran Strategis Pembangunan Hukum dan HAM di Tanah Papua dengan melibatkan Peran Tokoh Agama dan Tokoh Adat. bertempat di Wihara Jln. Raya Skylan kota Jayapura. Dalam pertemuan tersebut Kakanwil Papua selaku Project Leader menjelaskan cikal bakal judul yang diangkat pada DIK PIM I LAN RI bermula ketika Ia menjadi Kakanwil memimpin Kanwil Kemenkumham Papua Barat dengan inovasi membangun layanan Komunikasi Masyarakat di 50 Denominasi Gereja Kristen di Provinsi Papua Barat dan selalu bangun komunikasi dengan Ketua Sinode, hal ini bukan menjadi hal baru lagi. Lanjut Anthonius M. Ayorbaba, hal yang sama akan dilakukan di Papua namun dengan konsep yang agak berbeda yakni merangkul semua Tokoh lintas Agama ditambah Tokoh Adat. Hal ini dilakukan mengingat Papua wilayah nya sangat luas Unik berbeda dengan daerah lain sehinga proyek perubahan yang lagi di usung ini dengan peran Paralegal saya yakin dapat membantu bagi masyarakat yang kurang mampu di Papua dan bisa menjadi contoh bagi daerah lain. ” Ucap kakanwil.

“Masyarakat di Papua lebih percaya dengan Tokoh Agama dan Tokoh adat, ini yang kita lihat peluang untuk melakukan peningkatan pelayanan Hukum dan HAM di Papua sehinga ini dapat membantu masyarakat. ” Tegas Anthonius M.Ayorbaba. Harap Kakanwil Papua. Ia menjelaskan Proyek Perubahan ini akan menghasilkan 4 hal utama yang lagi di usung diantaranya Rancangan Peraturan Daerah yang sudah diserahkan ke DPRP Papua untuk dibahas, Permenkumham, Aplikasi dan Modul untuk Pelatihan Paralegal. Hal ini ditanggapi oleh Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Provinsi Papua I Komang A. Wardana, SH, MM dengan memberikan masukan dan juga mengapresiasi Proyek perubahan yang diangkat, tentunya masyarakat di Papua khususnya kami umat Hindu sangat membutuhkan sentuhan pelayanan hukum dan HAM apalagi masyarakat yang jauh di pelosok Tanah Papua.

Baca juga :  Dukcapil Raih 10 Penghargaan Inovasi Pelayanan Publik 2021

Kami sangat mengapresiasi proyek perubahan kakanwil, karena Ia membuat suatu perubahan yang berkaitan dengan pelayanan hukum dan HAM bagi masyarakat Miskin yang membutuhkan bantuan hukum khususnya kami umat Hindu kota jayapura ,” Ungkap I Komang A. Wardana, SH, MM kepada Humas. Pastilah kami sangat mendukung, proyek perubahan kakanwil karena ini merupakan hal yang mendasar berkaitan dengan kehidupan bermasyarakat pada umumnya umat beragama. Hal ini menurutnya sangat bermanfaat karena di Papua ini banyak terjadi pelanggaran pelangaran ham maka dengan proyek perubahan yang di usung kakanwil ini, sangat baik bagi kami Umat Hinddu untuk merangkul berbagai tokoh agama yang lain untuk melayani orang-orang yang tersingkir, tertindas, terpinggirkan, Terlanggar Hak Asasi Manusianya, ini menjadi sesuatu yang sangat baik untuk terus dikembangkan dan untuk terus dihidupkan agar semuanya terlayani hingga ke tingkat bawah, tutupnya.

(Emrick)