Prof Yusril Siap Bongkar Semua Kelemahan AD /ART Demokrat di Pengadilan

0
137

Jakarta, NAWACITAPOST– Pengacara Yusril Ihza Mahendra meminta Menkopolhukam Mahfud MD tidak mengomentari soal gugatan AD/ART Partai Demokrat di Mahkamah Agung (MA).

Yusril meminta Mahfud MD bersikap netral dan menyerahkan sepenuhnya perkara itu di MA.

“Dibalik semua itu, sebaiknya Pak Mahfud sebagai Menko Polhukam tidak banyak berkomentar terhadap sebuah perkara yang dalam proses diperiksa oleh Mahkamah Agung. Pemerintah untuk bersikap netral,” kata Yusril dalam keterangannya, Kamis (30/9/2021).

Mantan Menkumham ini mengatakan bahwa Mahfud MD belum membaca dengan seksama Permohonan Uji Formil dan Materil AD/ART Partai Demokrat yang diajukannya ke MA.
Yusril menegaskan pihaknya tidak memiliki bertujuan menjatuhkan Ketum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) .Karena ia berprofesi sebagai advokat yang tidak mengurusi soal politik.

“Ada para politisi yang akan memanfaatkan Putusan MA nanti sekiranya dikabulkan untuk kepentingan politik mereka, saya tidak ikut campur . Saya bekerja professional sebagai advokat,” ujarnya.

Yusril mengaku bahwa parpol memainkan peranana besar dalam penyelenggaraan negara. Seba itu, dia menilai negara tidak akan sehat dan demokratis apabila partai -partainya bersifat monolitik , oligarkis dan nepotis.

Dia menilai keputusan -keputusan partai saat ini sering didominasi oleh elit tertentu.

“Kalau dilihat dari perpektif ini, ujian materi ini bukan tidak ada gunanya , malah sangat besar manfaatnya, jadi dimana posisi Pak Mahfud, politisi atau negawarawan,”tegasnya.

Untuk diketahui, Yusril merupakan kuasa hukum dari empat kader democrat kubu Moeldoko yang mengajukan uji materi AD/ART ke Mahkamah Agung. Empat kader itu sudah dipecat oleh AHY.

Lihat Video di NAWACITA TV di Bawah Ini :