Kamis, 4 Juni 2026

Kapolri Rekrut 56 Eks. Pegawai KPK, Ferdinand Hutahaean : Uji Loyalitas Novel Baswedan

Photo Author
Reski kurnia, Nawacita Post
- Rabu, 29 September 2021 | 10:19 WIB
Jakarta, NAWACITAPOSTPengamat Politik Ferdinand Hutahaean mengapresiasi langkah Kapolri dalam menyelamatkan nasib ke-56 pegawai KPK yang tak lolos seleksi Tes Wawasan Kebangsaan (TWK). Dia menilai keputusan ini sebagai belas kasihan yang diberikan Pemerintah kepada Kompol. Novel Baswedan atau penyidik dan beberapa pegawai KPK lainnya yang pernah berkontribusi.

Ferdinand mengatakan bahwa strategi Presiden Jokowi dengan Kapolri adalah pilihan yang tepat, dengan menjadi anggota kepolisian dapat menguji loyalitas Penyidik KPK dan anggota lainnya yang tak terintervensi dari unsur politik.

"Saya apresiasi Pak Jokowi dan Kapolri dalam strategi ini. Ini adalah belas kasih & akan menguji apakah Novel dkk tulus mau mengabdi pd negara atau mrk hanya ingin menguasai KPK RI demi politik," tulisnya, Rabu (29/09/2021) di twitter @FerdinandHaean3

Lebih lanjut, jika mantan anggota KPK itu terbukti terinterfensi politik tentu sebagai ASN tidak memiliki kewenangan untuk berkecimpung lagi didalamnya.

"Sebagai ASN Polri mereka tak punya kewenangan. Belum tentu mereka terima," cuitnya.


Sebagaimana diketahui, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengaku sudah mendapatkan persetujuan dari Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) untuk menarik 56 pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang diberhentikan untuk bekerja di Bareskrim Polri.

Alasan perekrutan ini menurut Listyo, Korps Bhayangkara melihat rekam jejak dan pengalaman pegawai KPK tersebut yang memiliki kemampuan di bidang pemberantasan korupsi. Oleh karena itu, mantan Kabareskrim tersebut berpendapat rekam jejak 56 pegawai KPK yang dipecat karena gagal tes wawasan kebangsaan (TWK) untuk alih status jadi aparatur sipil negara (ASN) tersebut bermanfaat untuk memperkuat Polri sebagai institusi.

"Karena kita melihat terkait dengan rekam jejak dan tentunya pengalaman tipikor tentunya itu sangat bermanfaat untuk memperkuat jajaran organisasi yang saat ini kita kembangkan, untuk memperkuat organisasi Polri," ujar Listyo dalam rekaman konferensi pers, Selasa (29/9/2021).

Simak informasi menarik lainnya di Youtube kami !

https://youtu.be/8bBy9AS6fIk

Editor: Reski kurnia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Terkini