Mengenai prokes, Kementerin Kesehatan (Kemenkes) mendukung program BNPB dengan mempersiapan platform teknologi informasi untuk memastikan agar penggunaan aplikasi Peduli Lindungi sebagai pilar pendukung Prokes ini semakin masif. Budi menjelaskan, dalam sehari warga yang menggunakan aplikasi Peduli Lindungi mencapai 8 juta perhari untuk menikmati dan mengunjungi tempat-tempat publik.
Baca Juga : Airlangga Hartarto : Kesembuhan Nasional 95 Persen, PPKM Tetap Berlanjut
"perhari sudah mencapai 8 juta barcode yang digunakan oleh seluruh warga Indonesia yang mengunjungi tempat-tempat publik dalam sehari, dan webside sudah dikunjungi lebih dari 50 juta kali perhari," jelas Menkes dalam siaran Pers PPKM di Youtube Kemensetneg, Senin (20/09/2021).
Namun begitu, pihaknya mengakui aplikasi itu perlu perbaikan dari berbagai aspek seperti keamanan data, dan fungsinya agar lebih otimal. "Kami mengakui masih banyak perbaikan, dari sisi security, performance, fungsinya harus kita perbaiki," ucapnya.
Presiden dan Menkes merasa bangga untuk aplikasi yang baru diluncurkan kurang dari tiga bulan ini sudah mampu membangun infrastruktur dalam protokol kesehatan. "untuk aplikasi kesehatan nasional yang baru diluncurkan dua bulan terbukti sudah bisa membangun infrastruktur terhadap protokol kesehatan berbasis informasi teknologi," jealsnya
Simak informasi mnarik lannya di Youtube kami !
https://youtu.be/X6Ii7xDrX9M