Maksimalkan Pelayanan Masyarakat, Kantor Imigrasi Bekasi Hadirkan Layanan Inovasi Terbaru

0
209

Jakarta, NAWACITAPOSTKantor Imigrasi Non TPI Bekasi saat ini sedang memaksimalkan segala potensinya untuk mendapatkan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani. Setelah tahun lalu memperoleh penghargaan Wilayah Bebas Korupsi WBK dari Kementerian Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

Demikian disampaikan Danis selaku Kepala Seksi Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian pada Kantor Imigrasi Bekasi ketika menerima kunjungan Nacitapost.com di kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Bekasi , Senin, (13/09).

Mengenasi prinsip pelayanan publik yang diterapkan di kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Bekasi, Danis menjelaskan Imigrasi Bekasi mengedepankan kepastian waktu, kepastian persyaratan, dan kepastian biaya.

“kepastian waktu, kepastian persyaratan, dan kepastian biaya. Tiga hal itu yang kita pegang dalam melayani masyarakat terutama pengguna jasa keimigrasian,” tegas Danis.

Terkait kendala saat pandemi, Danis menuturkan, adanya penurunan persentase pelayanan kepada masyarakat. Saat ini ketika PPKM Level 3, Kantor Imigrasi Bekasi hanya melayani 25% kuota pendaftaran.

Selain itu, Danis juga menjelaskan, Kantor Imigrasi Bekasi membuat inovasi terbaru selama pandemi guna memaksimalkan potensi pelayanan ke masyarakat. Salah satunya layanan drive thru.

“Layanan drive thru, jadi para pemohon terutama passpor, tidak perlu lagi datang atau turun dari kendaraannya untuk mengambil passpor. Mereka hanya perlu reservasi dinomor 08111339185,” ucap Danis.

“Selain itu, ada inovasi Apple (Aplikasi Pendaftaran Pelaporan Eazy Passpor),” lanjutnya.

Selain dua inovasi tersebut, Kantor Imigrasi Bekasi juga sedang membuat Ruang Ramah HAM atau Rumah Gracias untuk balita, ibu menyusui, lansia dan penyandang difabel untuk menambah kenyamanan penggunanya.

Kedepannya, Danis berharap, Kantor Imigrasi Bekasi dapat naik kelas menjadi Kelas I khusus dan meningkatkan kualitas jaringan. Selain itu juga menambah kerjasama dengan pemerintahan daerah setempat guna meningkatkan pelayanan ke masyarakat.