Surat Pemanggilan Tommy Soeharto (atas) dan Pangeran Cendana hadiri Milad FPI ke -19, Sabtu 19 Agustus 2017 (bawah). Foto kompas TV. Kolase.

Jakarta, NAWACITAPOST JIKA tidak ada aral melintang Pemilik PT Timor Indonesia, Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto biasa disapa Pangeran Cendana bakal dipanggil pihak satuan tugas hak tagih Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI), pada Kamis 26 Agustus 2021 di Jakarta.

Baca Juga : Capres 2024 : Jenderal Moeldoko Dipersiapkan Melawan Taliban Indonesia 

Besaran jumlah yang harus dibayar putra bungsu rezim Soeharto ke negara sebesar 2.600 Miliar Rupiah lebih.

Entah berkaitan atau tidak. Pemanggilan pangeran Cendana ini, karena ada efek berkuasanya Taliban? Jika melihat rekam jejak dari aktivitas Pangeran Cendana di era reformasi yang kerap dekat dengan kelompok radikal yang sudah dibubarkan pemerintahan Jokowi.

Yaitu  eks Front Pembela Islam(FPI), yang mana Tommy Soeharto hadir dalam Milad (HUT) FPI ke-19 di Stadion Sepak Bola Kamal, Kapuk Kamal, Jakarta Utara, Sabtu (19/8/2017).

Memang salah satu cara untuk merongrong atau mungkin juga  melakukan posisi tawar (bargaining position) ke pemerintahan Jokowi, menggunakan kekuatan massa yang militansi, dan itu melekat ke eks FPI.

Namun, sepertinya Jokowi tak berminat melakukan posisi tawar dengan pihak keluarga Cendana. Buktinya, Petral yang ada keterlibatan Tommy dibubarkan, kemudian Taman MIni Indonesia Indah (TMII) dibubarkan juga, lalu Partai Berkarya yang ada ketua umumnya Tommy. Melalui sidang pengadilan dihapuskan namanya. Kini Berkarya dipimpin oleh Muchdi PR.

Mungkin, merasa dengan kekuatan logistik yang dipunyai cendana. Dianggapnya bisa diselesaikan urusannya. Ternyata tidak di era Kakek Jan Ethes.

 

Jokowi tahu, bahwa kelompok radikal, pengikutnya masih ada. Dan kelompok itu disokong dana yang tidak sedikit. Sehingga, kemenangan dan berkuasanya Taliban, menjadi spirit kelompok radikal Indonesia untuk bergerak. Untuk bergerak itu diperlukan aliran logistik dengan jumlah yang besar.  Yang punya  logistik besar dan dekat dengan kelompok itu, dugaannya mengarah ke Keluarga Cendana, dan melalui Tommy lah semua itu digerakaan, bisa sekarang atau menunggu momen 2024.

Baca juga :  Presiden Jokowi Akan Terbitkan Inpres Soal Sanksi Bagi Pelanggar Protokol Kesehatan

Terkait pemanggilan Tommy untuk membayar dana BLBI, kemungkina bisa dikhawatirkan  adanya efek domino berkuasanya Taliban ke kelompok-kelompok radikal di Indonesia.