Senin, 6 Juli 2026

Sanjung Kinerja Presiden, Refly Harun Nilai Prabowo Cemas Tak Masuk Pilpres 2024

Photo Author
Reski kurnia, Nawacita Post
- Rabu, 18 Agustus 2021 | 21:47 WIB
Jakarta, NAWACITAPOST - Menteri Pertahanan Prabowo Subianto tiba-tiba memuji Presiden Joko Widodo dalam upaya penanganan Covid-19 yang saat ini masih melanda Indonesia. Pujian yang diutarakan tersebut sempat viral dan menjadi trending topik di twitter.

Ahli Hukum Tata Negara, Refly Harun menyoroti pujian Prabowo yang menyanjug Jokowi bahwa telah berupaya maksimal dalam penanganan Pandemi Covid-19. Menurutnya pujian Prabowo tersebut merupakan misi dalam memuluskan usahanya untuk terjun dalam Pilpres 2024.

Dengan pujian itu, Prabowo dinilai ingin mendapatkan empati dan limpahan dukungan dari sang Presiden.

"Prabowo puji Jokowi karena dia ingin dapat limpahan pendukung Jokowi di Pilpres 2024," terang Refly dalam kanal YouTube, seperti dikutip Galamedia, Rabu (18/08/2021).

Usaha yang dilakukan Prabowo berdasar dari hasil survei soal elektabilitasnya yang belakangan terlihat menurun dibanding beberapa hasil survei terakhirnya. Tercatat, Prabowo yang biasanya unggul kini turun ke posisi ke lima.

"Dalam survei sebelumnya, Prabowo yang biasanya unggul kini terjengkang urutan kelima," ujarnya.

Disamping itu Refly juga menilai bahwa pujian yang diutarakan sama saja seperti memuji diri sendiri, sebab seharusnya pujian terhadap pemerintahan bukan berasal dari internal kabinet.

"Pujian itu harus dari orang luar, kalau itu bukan memuji, dia mestinya menggarisbawahi dan membiarkan masyarakat untuk menilai," kata sang pakar hukum.

Seperti dikabarkan sebelumnya, Prabowo menyanjung Presiden dengan mengatakan dalam mengambil keputusan, Jokowi selalu mementingkan keselamatan masyarakat miskin dan yang paling lemah. Prabowo juga menilai Jokowi berkomitmen membersihkan pemerintahan dari praktik korupsi.

Editor: Reski kurnia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Terkini