Foto : Ketua Jokowi Mania (Joman) Immanuel Ebenezer bersama Presiden Jokowi/istimewa

Jakarta, NAWACITAPOST – Ketua Jokowi Mania (Joman) Immanuel Ebenezer mengatakan seruan aksi nasional Joko Widodo End Game yang rencanannya dilaksanakan hari ini Sabtu (24/7/2021) adalah kampanye murahan yang dilakukan elit provokator.

Immanuel mengungkapkan, rencana aksi turun ke jalan itu ditunggangi elite politik tukang peras , fasis selalu memanfaatkan wabah pandemi.

“Kelompoknya kita yaikini kelompok yang sama yang memanfaatkan wabah pandemi untuk berkuasa kembali,” kata Noel, Jumat (23/7/2021).

Noel menilai meme ini jelas dibuat oleh orang yang melek dengan propaganda dan provokasi.

Dia menduga, target gerakan ingin mempengaruhi masyarakat agar mau turun kje jalan. Padahal, kondisi saat ini masih pandemi Covid-19. Sehingga aksi turun ke jalan ini akan berdampak besar pada peningkatan kasus virus Covid-19 itu.

“Dalang aksi ini tidak punya empati pada penderitaan rakyat dan yang kita khawatirkan adalah perlawanan balik 86 juta pendukung Jokowi yang tidak rela pemimpinnya di ganggu oleh para elite yang suka memeras,” kata Noel.

Menurut dia, dalam poster yang tersebar, para pengemudi ojek online beserta masyarakat diharapkan turun ke lapangan untuk menolak penerapan PPKM.

Dalam poster masyarakat akan melakukan long march dari Glodok menuju Istana Negara.

Bunyi meme itu juga mengajak seluruh elemen masyarakat! Untuk turun ke jalan menolak PPKM dan menghancurkan oligarki istana beserta jajarannya.

Noel mengaku sudah berkounikasi dengan komunitas drive online. Tidak ada satu pun dari mereka yang berencana turun ke jalan.

“Makanya saya sebut penyebar meme 24 Juli adalah kelompok monster yang lucu. Dan, jelas ini punya dalang mereka ini selalu berencana mengorbankan rakyat untuk syahwat kekuasaanya,” ujarnya.

 

 

Baca juga :  Jokowi Berkantor di Ibu Kota Negara Bernama Nusantara Tahun 2022?