Ancam Pemulihan Ekonomi, Pengusaha Kecam Seruan Aksi Demo ‘Jokowi End Game di Tengah PPKM Darurat

0
459
Foto : Ketua Umum DPD HIPPI DKI Jakarta, Sarman Simanjorang / dok Istimewa

Jakarta, NAWACITAPOST– Hari ini Sabtu (24/7/2021) dikabarkan akan ada seruan aksi demontrasi’Jokowi End Game. Seruan itu tersebar di media sosial.Aksi turun ke jalan itu akan digelar di depan Istana Presiden Jakarta.

Berbagai pihak  menilai bahwa seruan aksi demontrasi itu ditunggangi elit politik, dan juga membuat kondisi semakin buruk ditengah kondisi masa pandemi ini.

Menyikapi hal itu, para kalangan pengusaha ikut berkomentar dengan adanya aksi demo itu. Pasalnya unjuk rasa itu akan meningkatkan penyebaran virus Covid-19 dan ujung-ujungnya akan memperlambat pemulihan ekonomi.

Ketua Umum DPD HIPPI DKI Jakarta, Sarman Simanjorang mengatakan aksi demo’Jokowi End Game’ akan menggangu aktivitas ekonomi.

Bahkan akan berdampak pada sentiment pasar dan tingkat kepercayaan konsumen.

“Kalau tetap ada demo yang kita khawatirkan sentiment pasar negatif dan tingkat kepercayaan pasar bisa menurun karena semakin memperpanjang ketidakpastian dan kesreriusan kita memerangi Covid-19.

“Kami sangat berharap agar adanya kelompok yang ingin melakukan aksi demo untuk memperhatikan dan menunda rencana itu untuk kepentingan kita Bersama,” kata Sarman.

Sementara itu ditenpat terpisah, Ketua Umum Asosiasi Persatuan Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Alphonzus Widjaja mengatakan, di tengah masa pandemi yang juga diberlakukan PPKM darurat ini seharunya aksi demo tidak dilakukan, semestinya mengurangi potensi penularan dengan tidak berkerumun dan menjaga jarak, kedua unsur itu otomatis dilanggar saat demo terjadi.

“Jika ketentuan dasar itu dilanggar maka akan berisiko terhadap faktor kesehatan masyarakat yang pada akhirnya tentu akan berpengaruh terhadap perekonomian berkepanjangan,” kata Alphonzus dikutip detikcom, Sabtu (24/7/2021).

Lebih jauh dia menjelaskan bahwa wabah yan berkepanjangan tentu akan semakin mempersulit pemulihan ekonomi. Dimana saat ini tengah diberlakukan PPKM Darurat untuk pusat perbelanjaan harus ditutup.

“Kalau penanganan wabah Covid-19 berkepanjangan maka tentunya pemulihan ekonomi pun menjadi semakin sulit,” ujarnya.