Jumat, 5 Juni 2026

Mudahkan Masyarakat Urus Dokumen Keimigrasian di Masa Pandemi, Imigrasi Jakarta Timur Hadirkan Layanan Inovasi Terbaru

Photo Author
Tiara Islami, Nawacita Post
- Rabu, 14 Juli 2021 | 14:01 WIB
Jakarta, NAWACITAPOST - Kondisi pandemi Covid-19 tidak membuat pelayanan keimigrasian terhambat. Untuk memudahkan dan menghindari kontak langsung dengan masyarakat, Kantor Imigrasi TPI Jakarta Timur terus berinovasi dalam memberikan kemudahan pelayanan bagi masyarakat. Salah satunya dengan menghadirkan program pelayanan paspor terbaru berbasis online yaitu Eazy Passport.

Yusup Umardani selaku Kepala Kantor Imigrasi TPI Jakarta Timur menyebutkan melalui program ini pemohon bisa mengajukan permohonan paspor tanpa perlu ke kantor imigrasi karena petugas akan mendatangi pemohon di lokasi yang telah ditentukan. Paspor yang sudah jadi nantinya bisa diambil secara perwakilan atau bisa juga dikirim ke rumah melalui jasa PT Pos Indonesia.

Selain itu, Umardani juga menjelaskan, Kantor Imigrasi TPI Jakarta Timur juga melayani permohonan izin tinggal secara online. Pemohon bisa mengetahui sejauh mana permohonan izin tinggalnya hanya dengan scan QR Code.

“Aplikasi Permohonan Izin Tinggal Online merupakan Aplikasi berbasis web yang bertujuan untuk memberikan layanan izin tinggal keimigrasian secara online kepada pemohon izin tinggal keimigrasian. Cukup dengan scan QR Code, pemohon bisa mengetahui sudah sampai mana permohonan izin tinggalnya,” ujar Umardani di tengah audiensi bersama Nawacitapost di ruang kerjanya, Selasa (13/07).

Dalam peningkatan Sumber Daya Manusia, Umardani mengatakan, Kantor Imigrasi TPI Jakarta Timur mendapatkan program S2 dari Universitas Pelita Harapan secara gratis.

Untuk diketahui, Juni 2021 lalu, Kantor Imigrasi I TPI Jakarta Timur mengadakan Operasi Gabungan Tim Pengawasan Orang Asing (Tim Pora) Pendataan Refugee di Kota Administrasi Jakarta Timur bertempat Apartemen Bassura City, Jakarta Timur.

“Dari operasi yang dilakukankan, diamankan enam orang warga negara asing (WNA) yang melanggar keimigrasian berupa overstay,” ucap Umardani.

Strategi kedepannya, Umardani mengatakan, Kantor Imigrasi I TPI Jakarta Timur akan menyediakan berbagai aplikasi guna memberi kemudahan kepada publik.
“Semoga kedepannya kami semakin memberi kemudahan pelayanan dengan munculnya berbagai aplikasi, saya ingin kanim semakin maju. Sudah seharusnya pihak swasta maupun pemerintah saling bekerja sama dan bahu membahu untuk Indonesia yang lebih baik.” tegas Umardani.

Mengenai pandangannya terhadap Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Yasonna Laoly, Umardani mengatakan, Yasonna adalah seorang visioner yang mempunyai pikiran yang jauh ke depan.

“Yasonna Laoly adalah bapak yang visioner, mempunyai pikiran jauh ke depan seperti Bung Karno. Saya juga pernah mendapat nasihat dari beliau karena saya membuat inovasi saat saya di Jember. Dalam suatu kebijakan, imigrasi kedepannya harus mengikuti perkembangan jaman supaya tidak tertinggal dengan negara lain. Pak Yasonna yang membuat kita bisa punya pemikiran yang maju. Karena beliau, saya bisa mendapat banyak inspirasi untuk selalu berinovasi.” Tutupnya.

Editor: Tiara Islami

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Terkini