Jumat, 5 Juni 2026

Netizen Malah Tertawakan Nasehat SBY ke Jokowi

Photo Author
Ronaldy, Nawacita Post
- Rabu, 7 Juli 2021 | 20:51 WIB
Jakarta, NAWACITAPOST - RAKYAT membayar pajak di era SBY. Yang terjadi tumbuh suburnya kaum intoleren. Kampus dicemari paham-paham radikalisme. Banyak cluster atau komunitas berbasis politik identitas. Intinya rakyat belum sejahtera.

Baca Juga : Rudi S Kamri : Ini Cirinya SBY Bukan Guru Bangsa 



Bangga dengan pertumbuhan 6 persen. Padahal itu bukan salah satu parameter. Justru yang terjadi, setiap kritik yang dialamatkan kepada Presiden RI ke-6. Malah SBY melaporkan yang mengkritiknya ke polisi. Itulah saat ayah dari AHY dan Ibas jadi Presiden selama 10 tahun (2004 -1014), tutur Rudi S Kamri dalam chanel Youtube Kanal anak bangsa, Rabu (7/7/2021).

Tak ada kemajuan yang berarti di era SBY. Semua serba palsu atau tepatnya lip service, jelas netizen.

Kini SBY adalah mantan Presiden. Tabiatnya tetap sama. Gemar dengan nasehat terutama kepada Presiden Jokowi. Bahkan, nasehatnya lengkap dengan sorotan media TV. Kamera dimana-mana, pakaian rapih dan gestur tubuh seolah mengerti persoalan bangsa.

Namun netizen hanya menonton SBY disorot TV untuk ditertawakan. Bahkan Rudi  menyebutnya, pesan SBY memang bagus. Cuman yang menjadi masalah penyampai atau pemberi pesan yang bermasalah, yaitu SBY faktor masalahnya.

Seharusnya, kata Rudi. SBY sudah saatnya diam, dan kalau mengkritik lebih baik disimpan dulu. Dan sampaikan secara pribadi ke Jokowi. Tak perlu penyampaiannya dengan  sorotan media TV.

Lanjut Rudi, lebih baik SBY  mengarang lagu, buat buku, dan ngemong cucu, Itulah lebih terhormat.

 

 

Editor: Ronaldy

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

Musancab PDIP, Target Kembalikan 15 Kursi Dewan

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:39 WIB