Akibat Ulah Ketua BEM Leon Alvinda Putra, UI Diolok – Olok Netizen?

0
714
Ketua BEM UI Leon Alvinda Putra bersama kelompok anmti Jokowi : Gatot Nurmantyo (gambar atas) dan bersama Said Didu gambar bawah). Foto Kolase

Jakarta, NAWACITAPOSTyang menyatakan Karena  nila setitik, rusak susu sebelanga. Artinya, hanya karena kesalahan kecil yang nampak tiada artinya,  seluruh persoalan menjadi kacau dan berantakan. 

Baca Juga : Tamparan Keras Jokowi bagi BEM UI

Siapa tak kenal kampus Universitas Indonesia (UI). Banyak menelorkan orang hebat dan cerdas bagi republik ini. Harus kita aminkan dan tak perlu diperdebatkan. Namun, akibat ulah Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UI Leon Alvinda Putra yang membuat Meme tak cerdas. Menurut Ade Armando meme yang dibuat BEM UI itu pandir alias bodoh.

Meme bertajuk King Lip of Service (Presiden Jokowi di mahkotai raja) menjadi viral bukan karena positifnya. Melainkan hujatan dari netizen dijejaring media sosial terutama facebook.

Netizen mempertanyakan kepada Leon, IP nya 3,5 kenapa kuliahnya belum selesai, padahal sudah menjadi mahasiswa sejak 2013 atau 2014l.  Hujatan berikutnya, foto Leon dengan  kelompok anti Jokowi. Gatot Nurmantyo, Said Didu, PKS, dan buronan Veronica Koman.

Cerita miring dari netizen melalui rekam jejak digital yang disematkan kepada Ketua BEM UI ini bukan untuk menghakimi  dan menyalahkan Leon tanpa dasar dan argumen yang masuk akal.

Seharusnya, Leon sebagai Ketua BEM UI seharusnya  mampu memberikan dan menawarkan tentang bagiamana kinerja pemerintahan Jokowi berbasis data. Buka isu murahan, dan pesananan dari kelompok yang anti Jokowi.

Sehingga akibat ulah Leon, kampus UI yang tak salah. Menjadi olok-olok netizen dari berbagai penjuru Indonesia.

Hebatnya lagi Rektor UI hanya memanggil Leon untuk menjelaskan dan mengklarifikasi. Jadi, tak ada skors berupa pemecatan kepada Leon.

Lebih hebat lagi, Presiden Jokowi yang menjadi sasaran Ketua BEM UI. Seperti disampaikan kepada media, malah menyatakan itu bagian dari demokrasi. Jadi tak perlu dirisaukan. Buktinya, Leon tak ditahan. Jika Leon melakukan meme tersebut di era orde baru, maka nasibnya tak tahu entah kemana.

Kabarnya, Presiden Jokowi senang ada yang mengkritik  pemerintahan dari kalangan mahasiswa, dan itu membuktikan ada demokrasi di Indonesia, tutur Jokowi seperti disampaikan disampaikan Jubir Presiden Fadjroel Rachman.