Jakarta, NAWACITAPOST - Wakil Presiden (Wapres) RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla pernah menyebut Rizieq Shihab adalah pemimpin alternatif. Padahal, masih ada Jokowi sebagai Presiden.
Baca Juga : 51 Pegawai KPK Diberhentikan, Ferdinand Hutahean : Pendukung Taliban, FPI dan HTI Nggak Layak Jadi ASN di Negara Ber Pancasila Ini..!
Bahkan sebelum berduet dengan Jokowi di 2014 -2019. JK pernah mengatakan negeri ini kacau, jika Jokowi yang memimpin. Begitu dipasangkan dengan Jokowi. JK sumringah alias senang, tak ada lagi pernyataan negatif ke Jokowi.
Namun, Jokowi cerdas. Berdasarkan UU Pilpres JK tak boleh berlanjut pada 2019 -2024 alias dipasangkan lagi dengan Jokowi.
Kini suara 'negatif' mantan Wapres bukan hanya ditujukan kepada Jokowi saja. Menurut aktivis media sosial Ferdinand Hutahaean sudah melebar dan dugaanya menjurus pada perpecahan umat agama satu dengan lainnya. Ini tidak sehat pernyataannya, bernada provokatif, tegasnya.
Sepertinya kehilangan kekuasaan sebagai Wapres. JK hanya bisa bersuara tentang kritik tanpa solusi. Seperti orang menjadi kaya itu hanya dimiliki pemeluk agama tertentu.
Ungkapan JK pun dibalas Ferdinand. “Menjadi kaya itu bukan karena agamanya, tapi karena kerja keras, ulet dan niatnya. Kalau pemalas, apapun agamanya pasti miskin. Jadi komentar pak JK yang menghubungkan agama dengan kemiskinan atau kekayaan ini tidak tepat,” cuitnya, dalam akun Twitternya, belum lama berselang.
Jika pernyataan JK ini menjadi pembenaran. Dikhawatirkan umat bukan hanya membenci. Dugaan intoleren berujung radikalisme kian menyebar secara masif. Akibatnya, sesama anak bangsa tak lagi percaya satu sama lain.