Kartu Kredit Pejabat Pertamina Dihapus, Ahok Memang Hebat  

0
950
Komisaris Utama Pertamina Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok

Jakarta, NAWACITAPOSTMenjadi Pejabat di perusahaan BUMN. Sebut saja Pertamina, menggiurkan dan wah. Pokoknya serba enak dan nikmat. Itu dulu, dan saat Basuki Tjahaja Purnama alias  Ahok menjabat Komisaris Utama Pertamina di tahun pertama.

Baca Juga : Terima Komisaris Utama Pertamina di Kantornya, Gibran : Ahok Idolanya  

NAMUN, berubah dratis pada tahun kedua, tepatnya pertengahan Juni 2021. Salah satu fasilitas berupa kartu kredit (KK) bagi Komisaris, Direktur, dan Manajer di perusahaan tersebut dihapus.

Penghapusan fasilitas tersebut tidak ditolak dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Pertamina, Senin (14/6/2021). Ahok sang pengusul terkena juga dampaknya. Bahkan, usulan penghapusan itu, telah mendapat persetujuan Menteri BUMN Erick Thohir

Salutnya, penghapusan KK itu, saat Pertamina membukukan laba bersih senilai hampir 15 triliun rupiah pada Tahun 2020.

Kembali ke soal penghapusan KK. Penghematan, jelas. Lebih dari itu, mungkin bisa digunakan untuk kegiatan berupa Corporate Social Responsibility (CSR) kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya kepada yang terdampak Covid -19.

Terobosan yang dilakukan Ahok, dimanapun ditempatkan. Pasti selalu berdampak positif, dan zero dari keluhan masyarakat. Kini di Pertamina, berupa penghapusan KK, pasti usulan Ahok ini merembet ke perusahaan -perusahaan BUMN. Misal, PLN, Telkom, dan lainnya.

Yang jelas dan pasti, Ahok bukan dikenal hebat untuk dirinya. Melainkan dia hebat bagi banyak orang.