Jakarta, NAWACITAPOST– Ketua Umum PP Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Harif Fadillah mengatakan bahwa di usia ke-68 Menkumham Yasonna Laoly terus bekerja keras dalam membawa perubahan birokrasi dan pelayanan publik Kemenkumham.

 

Dalam pesannya, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly meminta jajarannya meningkatkan kinerja untuk menghadapi seluruh tantangan dan dan menyelesaikan pekerjaan rumah pada tahun 2021 ini.

Foto : Menkumham Yasonna Laoly

Harif Fadillah mengaku bahwa kepemimpinan Yasonna Laoly patut diacungkan jempol, karena selama Yasonna memimpin Kemenkumham telah membawa perubahan yang sangat jauh dalam pelayanan publik.
“Perubahan kehidupan masyarakat dengan adanya perkembangan digital, membuat terjadinya reformasi birokrasi di bidang pelayanan publik,” kata Harif kepada Nawacitapost, Senin (31/5).

 

Dia berharap layanan digital untuk masyarakat dapat menjadi kemekumham lebih baik lagi, selain itu, dia mengungkapkan pihak PPNI juga telah merasakan kinerja Yasonna dalam membenah birokrasi pelayanan publik melalui programnya.

Sebelumnya, Kepala BPHN, Benny Riyanto mengatakan bahwa revolusi digital ini sebagai komitmen dan tindak nyata untuk mewujudkan zona integritas yang bebas korupsi, berkinerja tinggi, dan memberikan pelayanan publik yang berkualitas.

 

BPHN meluncurkan 5 inovasi aplikasi digital yang dapat memaksimalkan pelayanan publik. Aplikasi tersebut adalah New Website BPHN yang ditambahkan fitur layanan loket online, SIPAKET (aplikasi penilaian angka kredit jabatan fungsional penyuluh hukum di seluruh Indonesia), E-Monev Legislasi (aplikasi pemantauan rencana legislasi), SIRENKUM (aplikasi perencanaan legislasi dan penyelarasan naskah akademik), dan SIMASDASKUM (aplikasi pembentukan dan evaluasi desa sadar hukum di seluruh Indonesia).

 

Birokrasi yang ada saat ini dituntut untuk dapat memudahkan dan memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN) yang memiliki peran strategis dalam pembangunan dan pelayanan hukum masyarakat, melakukan berbagai inovasi sebagai bentuk nyata reformasi birokrasi berbasis digital untuk meningkatkan kualitas layanan hukum.

Baca juga :  Lapas Kelas III Gunung Tua Kanwil Kemenkumham Sumut, Laksanakan Razia/Penggeledahan Insidentil