Dinasti Politik Cikeas Runtuhkan Demokrasi Indonesia

0
218
Jakarta, NAWACITAPOST – Pengamat Politik Wempi Hadir menilai adanya dinasti politik dalam demokrasi tentu sangat bertolak belakang dengan semangat demokrasi di Indonesia. Langkah Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam membangun dinasti politik di dalam partai politik tentu akan meruntuhkan  demokrasi Indonesia.
 Wempi mengaku, munculnya Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai ketua umum menimbulkan pro dan kontra. Walaupun dia kader baru, namun dia merupakan anak sulung SBY.
” Sebagai anak SBY, tentu dia mempunyai priveledge yang bisa alasan untuk mendapatkan posisi penting di partai.,” kata Wempi kepada Nawacitapost.com, Minggu (30/5).
Bahkan begitu keluar dari militer, dia dicalonkan sebagai calon gubernur DKI Jakarta 2017 dan sekarang menjadi Ketua Umum Partai Demokrat dan bisa menjadi figur yang didorong oleh Demokrat dalam bursa pilpres 2024 nanti.
Oleh sebab itu, Demokrat mempunyai pekerjaan yang tidak mudah untuk menyatukan seluruh kader yang mempunyai kepentingan yang berbeda.
Platform partai mesti dikuatkan agar orang loyal bukan terhadap figur semata, namun ada nilai yang melampaui figur yang membuat kader tetap setia bersama Demokrat.
“Saya melihat hal itu belum terlihat. Orang hanya setia terhadap figur sentral yakni SBY yang kemudian dijelmakan kapada AHY,” ujarnya.