AHY dalam acara Satu Meja, The Forum Kompas

Jakarta, NAWACITAPOST – Mantan politisi Partai Demokrat Darmizal mengatakan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Sekjen PD Teuku Riefky Harsya, dan kuasa hukum keduanya telah melecehkan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Pasalnya, ketiganya tidak hadir dalam persidangan mediasi pertama yang diselenggarakan pada hari Selasa (11/5/2021).

“AHY Teuku Riefky Harsya dan kuasa hukumnya sama sekali tidak memberi tahu pengadilan bahwa mereka tidak hadir hari ini, Kami nilai AHY telah melecehkan PN Jakpus,” kata Damrizal Selasa (11/5/2021).

Damrizal mengungkapka, berdasarkan pernyataan Hakim Mediasi seharusnya ketiga orang dari Partai Demokrat itu hadir dalam siding mediasi karena memiliki posisi sebagai penggugat.

Menurut dia, tergugat yakni kubu Kongres Luar Biasa (KLB) Deli Serdang menghadiri siding mediasi pada Selasa (11/5/2021).

“Dalam siding mediasi pertama ini, para tergugat dari DPP Partai Demokrat KLB Deli Serdang di Pengadilan,” ucapnya.

Dia membeberkan bahwa mediasi pertama dijadwalkan pada pukul 10.00 WIB tetapi pada akhirnya baru dimulai pukul 14.00 WIB.

“Hakim mediator R Bernandette Samosir, SH,MH, yang memimpin mediasi memanggil para pihak sebelum siding mediasi dibuka karena

Penggugat AHY tidak hadir dalam ruangan, hakim memerintahkan panitera untuk memanggil AHY, Teuku Riefky Harsya dan Kuasa Hukumnya untuk masuk ke ruang siding mediasi,” imbuhnya.

Menurutnya, hakim mediasi menegur panitera yang menelepon penggugat.
“Kami sangat mengapresiasi Tindakan Hakim R Bernadette Samosir itu, untuk membuktikan kepada masyarakat luas bahwa pengadilan harus berlaku adil dalam menangani perkara,” ucapnya.

Kemudian Hakim Majelis mediasi meminta AHY dan Teuku Riefky Harsya dan kuasa hukumnya hadir dalam siding selanjutnya pada tanggal 20 Mei 2021.

 

Baca juga :  SBY: Saya Ingin Mewujudkan Cita-Cita Bu Ani